Bandarlampung, Korel.co.id — Acara tabligh akbar dengan penceramah Ustadz Mumuy Al-Mukti di Masjid Al-Hidayah, Gg Senen, Hajimena, Lampung Selatan Sabtu , (8/10/2022) ba’da Isya, mendapatkan antusias warga sekitar, kondisi terlihat penuh diperkirakan dihadiri 1000 jamaah untuk menyimak tausiyah Ustadz Mumuy Al-Mukti.

Adapun yang hadir bapak Suhaeni Abu Bakar selaku Kades Hajimena, kabupaten Lampung Selatan, pengurus MWC NU Rajabasa sampai tingkat ranting, anggota DPRD Lampung Selatan Wahrul Fauzi Silalahi, tokoh agama, tokoh pemuda, H Hazairin selaku undangan dan tokoh adat serta Pengurus Masjid Al-Hidayah.

Pengurus masjid dalam hal ini diwakili bapak Tatang mengatakan bahwasannya mengucapkan terima kasih telah menghadiri acara ini. ” Terima kasih untuk Jamaah Pengajian yang telah hadir dan permohonan maaf apabila ada penempatan, makanan yang kurang pas, kata-kata yang kurang berkenan di hati,
dan permohonan maaf apabila ada penempatan, makanan yang kurang pas, kata-kata yang kurang berkenan di hati, “ujar pak Tatang.

Kepala desa Natar, bapak Suheri Akbar menyampaikan bahwasannya acara ini merupakan silaturahmi antar ummat muslim yang ada di Desa Hajimena.
” Pengajian ini merupakan sebagai ajang silaturahmi antar ummat muslim bertempat di Masjid Al-Hidayah dusun Sido Rejo Desa Hajimena Lampung Selatan, untuk memperingati Maulud Nabi Muhammad S.A.W. sehingga meneladani akhlak Rasulullulah S.A.W. tersebut sehingga kita semua kelak mendapatkan syafa’at nabi Muhammad S.A.W,” tuturnya.

Ustadz Beni Gunawan selaku ketua panitia acara ini mengatakan kepada awak media online korel.co.id.
” Malam ini Alhamdulillah berjalan sukses karena bantuan rekan semua dari Desa Hajimena dan kawan-kawan dari MWC NU Rajabasa yang telah meramaikan acara ini, “ungkap Ustadz Beni dengan wajah sumringah

Ustadz Mumuy Al-Mukti menyampaikan tausiyah tentang Memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW. ” Mengingat kelahiran nabi Muhammad S.A.W. pada 12 Rabi’ul Awal sebagai Kecintaan (Mahabbah) kita ummat Islam kepada Nabi Muhammad S.A.W. dengan membaca sholawat Nabi Muhammad S.A.W dibulan Rabiul Awal sebanyak 16.000, InsyaaAllah kita mendapatkan syafa’at baginda kita Nabi Muhammad S.A.W. suri teladan seluruh ummat. Berbagai macam cara mengekspresikan kecintaan kepada baginda kita Nabi Muhammad S.A.W ada yang dengan arak-arakan kembang telor, ceramah dan dalam majelis melafadzkan sholawat nabi Muhammad S.A.W. sebanyak-banyaknya,” Kata Ustadz Mumuy.

Sambungnya ” Yang pertama kali melaksanakan Maulud Nabi Muhammad S.A.W itu adalah Allah S.W.T. buktinya ada didalam sejarah saat itu kota Mekkah dalam keadaan gelap gulita, sumur-sumur kering, api-api (berhala) sesembahan kaum Majusi ribuan tahun tak pernah padam, bahkan iblis saat Nabi Muhammad S.A.W lahir, iblis lari tunggang langgang karena tidak suka dengan kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. Penduduk Mekkah kebingungan rumahnya Sayyidah Aminah terang benderang dari mana cahaya tersebut,”jelas Ustadz Mumuy.

Ada tiga hal yang tidak mendapatkan syafa’at Nabi Muhammad S.A.W.
” tiga hal yang tidak mendapatkan syafa’at Nabi Muhammad S.A.W : 1. memutuskan silaturahmi, 2.durhaka kepada kedua orang tua dan 3.istri yang durhaka kepada suaminya,”tandas ustadz Mumuy.

Nabi Muhammad S.A.W.adalah yang Teristimewa, Terganteng dan Nabi terakhir. Kita wajib meneladani akhlak nabi Muhammad S.A.W. bukan meniru-niru artis, youtuber, tiktok, serta artis medsos.

” Nabi Muhammad S.AW. menangis karena rindu dengan ummat-ummat akhir zaman yang belum menemui Nabi Muhammad S.A.W. oleh karena itu mari kita perbanyak Sholawat setelah solat fardhu sehingga kita mendapatkan Syafa’at baginda nabi Muhammad S.A.W.” Tutup ustadz Mumuy. (Novis)

3 thoughts on “Ustadz Mumuy Al-Mukti Tabligh Akbar di Masjid Al-Hidayah, Hajimena”

Tinggalkan Balasan