Kota Metro — Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Karyawan , MA Muhammadiyah Metro berupaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidik serta tenaga kependidikan untuk tahun pelajaran 2024/2025. Workshop yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Juli 2024 di Aula Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan madrasah.

Budiyanto, Kepala Madrasah, menyampaikan pesan, “Kegiatan workshop ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa membekas pada penerapan yang nantinya kita jalankan di madrasah. Workshop ini juga mencakup materi informasi terbaru tentang penyusunan kurikulum pembelajaran yang kita gunakan saat ini, yang akan disampaikan oleh Majelis Dikdasmen PNF (Pendidikan Non Formal) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Metro,”ucapnya.

“Perlu kami laporkan kepada majelis bahwa sejak diamanahkannya pada tahun 2023 lalu, saya selaku kepala madrasah bahwa MA Muhammadiyah dan Pondok Darul Arqom sudah melaksanakan penerimaan peserta didik baru. Saat ini siswa baru tersebut sedang mengikuti kegiatan dauroh tahfidz sebagai bentuk pembekalan dan penguatan. Kami juga sudah membuka pendaftaran untuk tahun pelajaran 2024/2025, sehingga MA Muhammadiyah Metro dan Pondok Pesantren Darul Arqom tidak pernah menutup pendaftaran untuk peserta didik baru,” tambahnya.

Baca : Liburan Berfaedah Konservasi Lingkungan Rawa Pening

“Terakhir, kami sampaikan bahwa pembangunan pondok pesantren yang di awal hanya memiliki kas pembangunan sekitar 43 juta, yang waktu itu hanya cukup untuk membangun tiang, kini alhamdulillah tiang-tiang sudah berdiri dan sedang berlanjut pemasangan bata untuk tembok. Semoga pembangunan ini segera terselesaikan,” pungkas Kepala Madrasah.

Eko Yunanto, Sekretaris Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah Metro Pusat, menyampaikan, “Selamat mengikuti kegiatan ini kepada bapak ibu guru dan karyawan MA Muhammadiyah Metro. Dengan adanya perkembangan kurikulum baik dari penyusunan materi dan metode ajar lainnya, saya berharap bapak ibu guru dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Mohammad Jaeni, Ketua Majelis Dikdasmen sekaligus Ketua PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Metro, mengimbau kepada bapak ibu guru untuk ikhlas dan sabar dalam dunia pendidikan. “Kita sebagai guru tenaga pendidik atau kependidikan bekerja menggunakan sistem kinerja. Ini adalah upaya ikhtiar untuk menjadi lebih baik lagi dan lebih maju dengan adanya workshop ini sebagai upaya peningkatan. Jangan anggap ini hanya sebagai rutinitas, tetapi jadikan kegiatan ini sebagai introspeksi diri.”

Baca : Miss Lampung 2024 Pilih Darmajaya, Ini Alasannya

“Ibarat sebuah botol, jika diisi dengan air biasa, harganya ya biasa saja. Namun, jika botol ini diisi dengan sesuatu yang bermerek, bergizi, dan berkualitas, maka ini akan sangat mahal. Artinya, meskipun wadahnya sama, ketika isinya berkualitas, maka itu akan berharga. Kita bisa mengukur kapasitas diri dari seberapa banyak kita membaca, belajar, dan mendekatkan diri kepada Allah,” tutup Ketua Majelis.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diisi oleh pemateri dari unsur pengawas madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Metro, Ketua PDM Kota Metro, serta guru dan kepala sekolah berprestasi.(Red)

Loading