BANDARLAMPUNG, Korel.co.id — Dua mahasiswa Prodi Teknik Informatika Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya berhasil menyelesaikan program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) 2021 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI). Kedua mahasiswa itu adalah Juan Krisna Tanubrata dan Muhammad Yogi. Juan dan Yogi menjalani pelatihan sejak 22 Agustus hingga 16 Oktober 2021.

Bagaimana cerita keduanya menjalani pelatihan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tersebut? Juan menjalani program KMMI bertempat di Universitas Lampung dengan pelatihan Aplikasi Android dengan Flutter. “Kegiatannya sendiri mempelajari tentang perancangan pembuatan aplikasi dengan menggunakan flutter. Kegiatan dilakukan secara daring,” ucapnya.

Menurut dia, selama dua bulan lebih mengikuti kegiatan tersebut mendapat materi pembelajaran, sertifikat dan uang saku. “Membuat aplikasi dengan menggunakan flutter,” ujarnya.

Masih kata dia, dalam pengerjaan project semula dilakukan secara berkelompok namun terdapat perubahan untuk dikerjakan secara individu. “Selesai (project) dan tidak ada kendala,” tuturnya.

Sementara, Yogi yang mendapatkan menjalani KMMI di Universitas Nurul Jadid mengaku banyak didapatkannya selama mengikuti program. Pertama lebih mengenal tentang dunia framework java yaitu kotlin, bagaimana kita belajar tentang dasar-dasar kotlin sampai dengan object oriented programming. “Yang kedua menambah wawasan karena bertemu teman baru dari seluruh universitas, kita dapat mengerjakan project akhir dengan secara kelompok,” cerita dia.

Baca : Polres Metro Jakarta Barat Berhasil Mengamankan 12 Pemuda Yang Hendak Tawuran

Adapun kegiatan KMMI dilakukan Sabtu Minggu di luar dari jadwal perkuliahan. “Seminggu dua kali pertemuan untuk jadwal kegiatannya, di hari Sabtu dan Minggu dari jam 7 sampai dengan jam 9. Setiap pertemuan ada section tugas untuk diberikan kepada mahasiswa,” ujarnya.

Tidak hanya mendapatkan uang saku sebesar Rp700 ribu, keduanya juga mendapatkan sertifikat. “Project saya bersama kelompok rancang bangun aplikasi biodata menggunakan SQL Lite. Manfaatnya untuk menyimpan data user, biasanya user menggunakan aplikasi biodata ketika ingin menyimpan data orang supaya tidak lupa,” tuturnya.

Sementara, Ketua Prodi Teknik Informatika IIB Darmajaya, Dr. Chairani, S.Kom., M.Eng., mengatakan kedua mahasiswa mengikuti kegiatan di luar kampus untuk menambah wawasan keilmuannya. “KMMI merupakan salah satu bagian dari program MBKM yang dapat menambah kompetensi dari mahasiswa,” ucapnya.

Doktor lulusan UGM ini berharap semakin banyak mahasiswa Prodi TI yang menambah kompetensi dengan mengikuti berbagai program baik dari pemerintah maupun nonpemerintah.
“Karena perkembangan teknologi khususnya IT sangat cepat dan mahasiswa dituntut untuk menyesuaikannya agar menjadi lulusan yang diinginkan dari pasar kerja,” tutupnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.