Australia, Korel.co.id — Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Rahmalia Syahputri mendapatkan beasiswa Australia Award mengikuti kursus pada 27 Februari – 8 Maret 2024.

Dosen Prodi Teknik Informatika IIB Darmajaya ini lolos menjadi satu-satunya dari Sumatra diantara delapan peserta se Indonesia yang mengikuti kursus singkat di Queensland University of Technology (QUT). Sebelumnya Rahmalia – biasa dia disapa – menjalani beberapa tahapan seleksi hingga dinyatakan lulus.

Mulai dari tahapan administrasi yang didalamnya termasuk menulis esai dengan maksimal 1400 karakter. Kemudian, setelah lulus seleksi administrasi tersebut dilanjutkan dengan tahapan wawancara 5 Januari 2024 dan dinyatakan lulus pada 31 Januari 2024.

“Dalam tulisan esai tersebut diminta untuk menjelaskan secara rinci peran dan tugas saat ini, dan kaitannya dengan kursus ini. Juga diminta untuk menjelaskan aspek spesifik apa dari pekerjaan, organisasi, atau komunitas yang ingin ditingkatkan dengan berpartisipasi dalam kursus,” ucap Rahmalia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Menurut dia, setelah dinyatakan lulus dilakukan pengarahan secara daring pada 13 Februari 2024. “Berisi tentang informasi tujuan dan project yang akan dikerjakan saat short course, pre-departure orientation mengenai budaya, cuaca, asuransi kesehatan, keberangkatan, dan lain-lain oleh koordinator program yang berasal dari Queensland University of Technology, Prof Hitendra Pillay,” tuturnya.

Rahmalia mengatakan bahwa keberangkatannya ke Australia juga atas rekomendasi dari Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I. selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer (kini Wakil Rektor 1 Bidang Akademik). “Alhamdulillah total peserta short course tersebut berjumlah 25 orang dengan cakupan se Asia Tenggara,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pendaftar dalam Beasiswa Australia Award adalah dosen perguruan tinggi, dosen politeknik, guru SMK/kejuruan, dinas pendidikan, dinas komunikasi, dan peneliti se Asia Tenggara. Australia Award adalah beasiswa transformasional dan bergengsi yang ditawarkan kepada para pemimpin untuk studi, penelitian, dan pengembangan profesional di Australia.

Sementara, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik IIB Darmajaya, Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I., mengatakan dengan lolosnya dosen IIB Darmajaya membuktikan kualitasnya sudah internasional. “Hal ini juga menunjukkan kompetensi dosen sangat baik. Semoga dengan kegiatan tersebut juga dapat transfer knowledge kepada dosen lainnya,” ucapnya. (**)

Loading