Lampung Tengah, Korel.co.id — Setelah dinyatakan lolos program PPK ORMAWA Kemdikbud-Ristek Tahun 2023, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (HIMADIKMI) mulai melaksanakan program dengan topik Desa Cerdas. Mengangat judul “Pengembangan Desa Cerdas melalui Pojok Literasi untuk
Meningkatkan Life Skill KWT Desa Ngestirahayu Menuju Kemandirian Ekonomi”, Himadikmi bertekat ingin membuat 5 pojok literasi sebagai pusat pembelajaran ibu-ibu KWT.

Desa Ngestirahayu (mitra PPK Ormawa) merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Punggur Kab Lampung Tengah, desa ini merupakan desa binaan Universitas Muhammadiyah Metro, sesuai dengan MoU Nomor: 547/II.3.AU/F/UMM/2022 antara Rektor Universitas Muhammadiyah Metro dengan Camat Punggur. Kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Metro dengan Desa Ngestirahayu, sudah terdaftar kedalam sistem informasi Indeks Desa Membangun (IDM) Kementrian Desa yang dapat di akses melalui akun desa.

Adapun 5 pojok literasi tersebut terdapat di 5 KWT yaitu (1) Sekar Wijaya Kusuma dusun 5, (2) Sekar Rahayu dusun 4, (3) Sekar wangi dusun 4, (4) Rosalia dusun 3, dan (5) Cendana dusun 1. Kelima pojok literasi telah melaksanakan kegiatan literasi yaitu membaca buku dan pembelajaran. Kegiatan Literasi dan pembelajaran di pojok-pojok literasi tersebut sudah dimulai pada awal bulan September 2023.

Baca : Elly Wahyuni Konsolidasi Bersama Kader Pesawaran Menangkan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto RI 1

Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd. selaku dosen pembimbing menyampaikan, “Program ini merupakan salah satu upaya perguruan tinggi membantu masyarakat mengatasi permasalahan, terkhusus dalam program yang akan dilaksanakan Himadikmi yaitu dengan mitra KWT di Desa Ngestirahayu Punggur Lampung Tengah,” bebernya Jumat (13/10/2023).

Bapak Fajri juga menyampaikan, “Keterkaitan PPK Ormawa Himadikmi dengan SDG’s yaitu tentu sangat terkait erat. Dengan topik desa cerdas dan mengangkat judul “Pengembangan Desa Cerdas Melalui Pojok Literasi Untuk Meningkatkan Life Skill KWT Desa Ngestirahayu Menuju Kemandirian Ekonomi” tentu menjadi salah satu program upaya dalam mewujudkan agenda pembangunan dunia yang bertujuan untuk kesejahteraan manusia secara global. Dengan membuat 5 titik pojok literasi dimana menjadi pusat pembelajaran mitra bahkan masyarakat, tentu hal ini sangat sejalan dengan SDG’s,” Terangnya.

Adapun jika dilihat dari 17 tujuan SDG’s, maka tujuan yang sejalan dengan PPK Ormawa Himadikmi , “1) Tanpa Kemiskinan, hal ini tentu sangat keterkaitan dengan PPK Ormawa Himadikmi dengan meningkatkan kompetensi SDM mitra yaitu KWT harapannya mitra bisa mandiri dalam ekonomi dan endingnya tentu sejalan dengan tujuan-tujuan SDG’s yaitu Tanpa Kemiskinan,”ujar Bapak Fajri.

Baca : Dinkes Bersama TP PKK Tubaba Menggelar Aksi Bergizi di Sekolah

“2) Tanpa Kelaparan, karena kegiatan KWT di Ngestirahayu adalah menanam sayuran memiliki produk, harapannya PPK Ormawa Himadikmi melalui berbagai kegiatannya dapat meningkatkan produktivitas mitra. Tentu jika produktivitasnya meningkat akan sejalan dengan tujuan SDG’s yaitu Tanpa Kelaparan. 3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera, karena kegiatan KWT di Ngestirahayu adalah menanam sayuran memiliki produk, harapannya PPK Ormawa Himadikmi melalui berbagai kegiatannya dapat meningkatkan produktivitas mitra. Tentu jika produktivitasnya meningkat akan sejalan dengan tujuan SDG’s yaitu Kehidupan Sejahtera,” tambah Bapak Fajri.

“Yang terakhir 4) Pendidikan Berkualitas, salah satu wujud dari topik desa cerdas yaitu terbentuknya 5 pojok literasi sebagai pusat pembelajaran mitra dan masyarakat, dimana pada PPK Ormawa Himadikmi sudah terbentuk 5 pojok literasi yaitu pada 5 KWT : (1) Sekar Wijaya Kusuma dusun 5, (2) Sekar Rahayu dusun 4, (3) Sekar wangi dusun 4, (4) Rosalia dusun 3, dan (5) Cendana dusun 1. Hal ini tentu untuk mendukung pendidikan formal, maka 5 titik pojok literasi sebagai pendidikan non-formal menjadi hal yg positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat. Hal ini tentu akan sejalan dengan tujuan SDG’s yaitu Pendidikan Berkualitas,” ucap Bapak Fajri.(red)

Loading