Bandarlampung, korel.co.id — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Hubungan Internasional IIB Darmajaya menggelar sosialisasi student mobility outbound kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Sosialisasi dilakukan secara daring melalui ruang pertemuan daring Zoom dengan sesi pertama Fakultas Ilmu Komputer, meliputi mahasiswa Prodi Sistem Informasi, Teknik Informatika, Sistem Komputer dan Desain Komunikasi Visual. Sesi selanjutnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis terdiri dari mahasiswa Prodi Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Digital.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga disampaikan pengalaman mahasiswa yang telah mengikuti student mobility. Acara sosialisasi dihadiri Direktur MBKM IIB Darmajaya Aswin, S.E., M.M. dan Kepala UPT Hubungan Internasional IIB Darmajaya Muhammad Dwiyan Aditiya.

Aswin, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan student mobility IIB Darmajaya telah berjalan beberapa tahun lalu. Dengan adanya juga kebijakan Kurikulum MBKM, kegiatan Student Mobility Outbound ini dapat memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengikutinya dengan adanya pemadanan SKS.
“Antara kompetensi dan keilmuan saat ini tidak lagi hanya sesuai dengan disiplin ilmu tetapi memberikan ruang untuk kita mengembangkan kompetensi lain. Pemerintah memberikan ruang untuk akselerasi kepada mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini juga, lanjut dia, membuat peningkatan knowledge mahasiswa. “Kuliah di perguruan tinggi mitra luar negeri IIB Darmajaya banyak menambah wawasan. Adanya pertukaran mahasiswa ini juga sangat memungkinkan kalian dapat mengambil mata kuliah di perguruan tinggi mitra luar ataupun mata kuliah lain di perguruan tinggi tersebut,” tuturnya.

Baca : Gelar Webinar Membangun Kepribadian, Prodi Manajemen Darmajaya Ajak Lulusan SMA Kenali Diri

Sementara, Muhammad Dwiyan Aditiya menerangkan student mobility merupakan program internasional IIB Darmajaya yang bertujuan memberikan pengalaman internasional serta wawasan kompetensi di perguruan tinggi luar negeri kepada mahasiswa. “Program ini juga menjadikan mahasiswa memiliki nilai tambah ketika lulus,” ujarnya.

Dwiyan–biasa dia disapa–juga menjelaskan pendaftaran untuk mengikuti student mobility telah dibuka hingga 15 Agustus 2021. Menurut dia, kemampuan berbahasa asing
mahasiswa, terutama bahasa Inggris, diharapkan dapat diasah lagi nantinya. “Sehingga menjadi kompetensi tambahan berkomunikasi ketika lulus seleksi program. Pilihan negara juga dapat memilih sendiri mahasiswa dengan disesuaikan kepada perguruan tinggi mitra luar negeri IIB Darmajaya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, Qori Indah Saputri, salah satu mahasiswa mengatakan bahwa student mobility membuat peningkatan berbahasa asing dirinya dalam perkuliahan di negeri orang.
“Meskipun dijalani dengan daring karena masih pandemi tetapi selama student mobility di Nanjing Vocational College of Information Technology (NJCIT) Tiongkok mendapatkan dosen yang baik, ramah, dan humble,” tuturnya.

Mahasiswi Sistem Komputer ini telah mengikuti dua kali student mobility dengan total selama dua semester berturut-turut menurut dia, awalnya ragu bagaimana bila presentasi dengan bahasa yang digunakan, tetapi ketika dijalani tidak terasa seperti itu dan menyenangkan. “Kemarin juga salah satu dosen mengajak untuk kampus tour ketika waktu kuliah,” tutupnya.

Dengan program Student Mobility ini, mahasiswa IIB Darmajaya diharapkan dapat menambah wawasan akademik internasional dengan menjalani langsung pengalaman akademik di perguruan tinggi mitra luar negeri IIB Darmajaya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *