Korel.co.id

Tulang Bawang Barat – Realisasi program kegiatan pembangunan yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023 di Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU) Kecamatan Tulang bawang tengah (TBT), Kabupaten Tulang bawang barat (Tubaba) di sinyalir bermasalah. Selasa (26-03-2024).

Seperti misalnya kegiatan Pada Jalan usaha tani (JUT) senilai Rp,115.400.000, anggaran kegiatan itu merupakan total anggaran kegiatan yang terdiri dari dana desa tahap 1 yakni Rp, 33.200.000, tahap 2 Rp, 35.445.000, dan ditahap 3 Rp, 46.935.000,. Anehnya pada kegiatan yang sama yaitu Jalan Usaha Tani pemerintah Tiyuh PJU kembali mengeluarkan anggaran di tahap 3 senilai Rp,8.110.000, untuk Penyekrapan Jalan Usaha Tani.

Saat di konfirmasi di balai Tiyuh PJU pada Selasa (26/3/2024) sekretaris desa (juru tulis) menjelaskan kegiatan pembangunan jalan usaha tani tersebut di lakukan di dua tempat yaitu suku 1 dan suku 5.

“Pembukaan jalan usaha tani itu hanya melebarkan jalan yang memang sudah ada, tapi untuk anggarannya saya kurang tau karena ada TPK nya sendiri”,terangnya

Selain JUT, penggunaan dana desa yang diduga bermasalah lainnya yaitu untuk peliharaan sarana dan prasarana transportasi Tiyuh senilai Rp,65.000.000, ditahun 2023.

Menurut keterangan Supriyanto Kepala Tiyuh PJU bahwa penggunaan anggaran DD untuk pemeliharaan sarana dan prasarana Tiyuh tersebut diperuntukan untuk perawatan ambulan Tiyuh yang dihibahkannya pada tahun 2022.

“Dana itu 20 juta rupiah, yang 15 juta untuk beli mesin mobil dan yang 5 juta untuk jasa dan biaya oli dan lain sebagainya,” kata Supri. (Tim)

Loading