Way Kanan, korel.co.id — Tinggal sendirian di kebun, Yusuf (52), warga Kampung Bengkulu Rejo, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, meregang nyawa setelah Gubuk Tempat Tidurnya Kebakaran.

Kejadian tersebut diketahui setelah salah satu saksi ingin menjemput Korban di Kebun milik Korban yang berada di Dusun Sindang Sari, Kampung Gunung Labuhan, Kecamatan Gunung Labuhan, Jumat (23/07/2021).

Kapolres Way Kanan, AKBP Binsar Manurung melalui Kapolsek Gunung Labuhan Iptu Abdul Haris mengungkapkan, menurut keterangan keluarga korban, Yusuf memang tinggal sendirian di Pondok atau Gubuk di kebun tersebut.

“Tetapi korban ini tidak setiap hari minap di Gubuk tersebut. Kadang Tiga hari sekali pulang ke rumah kakaknya di Kampung Bengkulu Rejo,” ungkap Kapolsek saat di konfirmasi Via telepon Jumat malam.

Kapolsek menjelaskan, menurut saksi atas nama Asnawi sebelum peristiwa kebakaran tersebut.

“Korban kemarin malam ada di rumah kakaknya Yakub di Bengkulu Rejo sekira pukul 20.27 WIB, dan Kamis malam korban pamit pergi ke kebun. Sekira pukul 07.30 WIB Jumat pagi tadi, saksi Asnawi mau menjemput korban di kebun karena rencana mereka ingin mengatar orang tuanya berobat. Namun, sampai di kebun saksi melihat pondok sudah terbakar dan saksi kembali ke rumah membaritahu keluarga bahwa G.gubuk tempat korban tidur terbakar, Kemudian, saksi dan keluarga pergi melihat gubuk yang sudah terbakar dan melihat ada tengkorak yang sudah terbakar di dalam gubuk tersebut,” jelasnya.

Baca juga : Yayasan Alfian Husin Berikan Beasiswa Peduli Covid Kuliah di PTS Terbaik IIB Darmajaya

Adanya laporan tersebut, jajaran Polsek Gunung Labuhan langsung berangkat ke TKP, dan ternyata benar telah terjadi kebakaran di gubuk tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran, ditemukan kerangka manusia yang diduga menjadi korban kebakaran,” kata Iptu Abdul Haris.

Selanjutnya, petugas memberitahu Kaur Ident dan piket Reskrim Polres Way Kanan serta dokter piket Puskesmas Gunung Labuhan dan sekira pukul 11.00 WIB Kaur Ident bersama piket reskrim dan dokter puskesmas tiba d TKP dan melakukan Olah TKP.

“Adapun hasil yang ditemukan, 1 kerangka manusia yang sudah terbakar tingal tulang dan organ bagian dalam yang sudah terbakar dan menurut keterangan keluarga korban, yang terbakar tersebut benar adalah Yusuf,” tukasnya.

Dikatakan Kapolsek, langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian yaitu, mendatangi TKP memasang garis police line, dan mengindentifikasi korban. Kemudian, melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta visum ke Puskesmas setempat.

Ditambahkannya, petugas melakukan penyelidikan, dan membuat pernyataan dari keluarga untuk tidak dilakukan otopsi serta menyerahkan korban ke keluarga untuk di makamkan. Sedangkan, untuk penyebab terjadinya kebakaran tersebut, masih dilakukan penyelidikan. (Hamza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *