Lampung, Korel.co.id — Bandar Lampung dihebohkan sejak tanggal 20 Agustus 2022 Prof Karomani selaku Rektor Unila tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Seolah kesan pendidikan yang mahal ekslusif ditanah Bandar Lampung dengan fakultas-fakultas tertentu yang wali murid dan mahasiswa tahan merogoh kocek dalam-dalam.

Bagi orang tuanya tidak mampu dari segi ekonomi terkesan tidak bisa masuk di Fakultas dan sekolah/kampus yang bergengsi seperti Kedokteran, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik karena tidak ada uang Ratusan Juta untuk masuk di kampus Unila secara umum secara umum semua level pendidikan favorit. Unila yang notebenenya adalah milik Pemerintah.

Bagaimana dengan anak-anak kita 5-10 tahun yang akan datang akan semakin merangkak biaya untuk sekolah yang favorit, ketika penyuap dan yang disuap tidak dihukum pidana yang sesuai, sehingga tidak ada efek jera, maka pendidikan kita akan tercoreng oleh oknum-oknum pejabat dan oknum wali murid masyarakat yang pemberi suap dan penerima suap.

Ketika ada celah yang terbuka maka proses sebab akibat timbul.

Namun anehnya mengapa KPK terkesan lamban dan enggan menangkap penyuap yang lain, hanya yang ditangkap penyuap yang ter OTT.

 

 

Penulis Novis P. S.Pd
Ketua DPC PWDPI Bandar Lampung. 0852-6799-6234