Jakarta, Korel.co.id — Stasiun televisi selaku penyelenggara debat perdana cawapres angkat suara terkait polemik tiga mikforon yang digunakan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat debat pada Beberapa Hari yang lalu.

Berdasarkan keterangan resmi yang diperoleh langsung dari Ketua KPU Hasyim Asy’ari, panitia stasiun televisi penyelenggara debat menegaskan tidak memberikan keistimewaan atau preferensi perlakuan kepada calon mana pun.

“Segala hal-ihwal menyangkut persiapan debat dilaksanakan terbuka di bawah arahan KPU, dengan mengundang semua tim paslon dengan diskusi yang sangat rinci menyangkut materi debat, panelis, desain panggung hingga pengaturan lighting dan bahkan jenis mikrofon yang akan dipakai,” tulis keterangan resmi dari panitia televisi penyelenggara debat dikutip pada beberapa hari lalu.

Baca : Polda Banten Gelar Anev Mingguan Terkait Pelaksanaan Operasi Lilin Maung 2023

Dijelaskan bahwa prinsip utama yang dimintakan KPU adalah kesetaraan dan keadilan bagi seluruh peserta untuk memastikan pesan dalam debat sampai pada publik dengan cara sebaik-baiknya Hal itu juga termasuk jatah waktu penyampaian dan jumlah tim pendukung sampai dengan tone dan volume mikrofon.

Panitia televisi penyelenggara debat menegaskan bahwa ketiga cawapres menggunakan tiga mikrofon yang sama.

Pertama mikrofon skin tone countryman yang menempel di pipi melalui cantolan telinga dan kabelnya melingkar di belakang leher peserta serta transmitter bodypack yang dipasang di celana atau pinggang bagian belakang atau saku celana peserta.

Baca : Workshop Pendidikan Bagi Karyawan IIB Darmajaya, ini Kata Staf Ahli Wali Kota Bandarlampung

Kedua Clip-on bodypack menempel di baju juga dengan transmitter bodypack yang dipasang di celana atau pinggang bagian belakang atau saku celana peserta.

Ketiga mikrofon tangan WHM (wireless handheld microphone) diletakkan di tiap podium peserta.(merpi)

Loading