Foto Sebagian besar wilayah utara Gaza telah menjadi puing-puing

 

Israel , Korel.co.id — Tentara Israel mengatakan bahwa mereka telah “menyelesaikan pembongkaran” struktur komando Hamas di Jalur Gaza utara.

Juru bicara militer Daniel Hagari mengatakan kepada para wartawan bahwa para militan Palestina kini hanya beroperasi secara sporadis dan “tanpa komandan”.

Dia mengatakan Israel telah membunuh sekitar 8.000 militan di Gaza utara. BBC tidak dapat memverifikasi angka ini secara independen.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kini fokus untuk menghancurkan Hamas di Gaza selatan dan tengah, katanya.

baca :Kompolnas Apresiasi Polri Cegah Potensi Serangan Teror saat Libur Nataru 2024

Israel telah menewaskan lebih dari 22.000 orang sejak perang dimulai, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas. Pada hari Sabtu, kementerian tersebut mengatakan telah mencatat lebih dari 120 kematian selama 24 jam terakhir.

Wilayah itu telah hancur dan sebagian besar penduduknya yang berjumlah 2,3 juta jiwa telah mengungsi.

Serangan Israel dimulai setelah kelompok bersenjata Hamas melancarkan serangan mendadak ke Israel selatan pada 7 Oktober lalu, menewaskan 1.200 orang, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, dan menyandera sekitar 240 orang.

Lebih dari 120 orang masih ditahan, setelah pembebasan yang disepakati.

baca : Resmi Jalin Kerjasama, Polda Lampung Serahkan Dokumen ke IIB Darmajaya

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan pada hari Sabtu bahwa Israel akan melanjutkan kampanyenya untuk “menghabisi Hamas, mengembalikan para sandera kami dan memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel”.

“Kita harus mengesampingkan semuanya … sampai kemenangan penuh tercapai,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Hizbullah menembakkan puluhan roket ke Israel utara pada hari Sabtu, dalam apa yang disebutnya sebagai tanggapan awal atas pembunuhan seorang pejabat tinggi Hamas di Beirut awal pekan ini.

Saleh al-Arouri dibunuh dalam sebuah serangan yang dicurigai dilakukan oleh Israel di ibukota Lebanon.

Sebuah pernyataan dari gerakan Hizbullah Lebanon yang didukung Iran mengatakan bahwa mereka menghantam pangkalan kontrol lalu lintas udara di Meron dengan 62 roket. Militer Israel mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi sekitar 40 peluncuran dari Lebanon, dan bahwa mereka telah merespons.

baca : Cak Imin Bakal ke Metro, Ini Agendanya

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia fokus untuk memastikan bahwa konflik Gaza tidak menyebar dan mencegah “siklus kekerasan yang tak berkesudahan”.

Blinken berbicara di Yunani pada awal lawatannya selama seminggu ke wilayah tersebut. Ia kemudian terbang ke Yordania di mana ia akan bertemu dengan Raja Abdullah pada hari Minggu sebelum menuju Qatar.

 

Loading