Foto : SMAN 2 Tulang Bawang Tengah

Tulang Bawang Barat , Korel.co.id — Oknum Security SMAN 2 Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat dikabarkan menghalangi wartawan yang akan melaksanakan tugasnya sebagai Sosial Kontrol sesuai dengan Undang-Undang No 40/1999 tentang Pers pada pasal 3 ayat 1 menjelaskan, bahwa pers berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial, Senin (05/12/2023).

Cerita berawal saat Wartawan/Jurnalis dari media Potensilampung.com bersama rekannya hendak bertemu dengan Elia yang merupakan salah seorang guru juga merangkap sebagai Humas disekolah tersebut. Setibanya disekolah, Kedua wartawan tersebut bertemu dengan Oknum Security yang belakangan di ketahui bernama Dafit Haryanto.

Security yang bertugas tersebut kemudian mempersilahkan kedua Wartawan itu untuk mengisi Buku tamu dan mempertanyakan maksud serta tujuan, Seusai mengisi buku tamu dan menjelaskan maksud dan tujuan keduanya kepada Security bahwa kedatangan mereka untuk bertemu dengan Elia yang sebelumnya pada (02 Desember 2022, Pukul 09.19 wib via telepon WhatsApp) sudah sepakat membuat janji untuk bertemu, kemudian Security tersebut mempersilahkan kedua Wartawan yang datang untuk menunggu di ruang tunggu.

Setelah mengarahkan keduanya untuk masuk Security tersebut melayani dua orang tamu yang juga Hadir di Sekolah tersebut. Diceritakan oleh Suhendri bahwa setelah Security tersebut melayani tamu lainnya Security itu menemuinya dan meminta Kartu Tanda Anggota (KTA) atau surat Tugas untu di Foto.

“Saya gak kasih, karena saya merasa keberatan untuk apa KTA saya dia Foto kan tadi sudah mengisi buku Tamu, apalagi kami sudah 3 kali ini mengisi buku tamu di sekolah ini untuk Sosial Kontrol ,” Ucap Suhendri.

Suasana tersebut sempat tegang lantaran Security itu mengungkapkan bahwa keduanya tidak diperkenankan masuk apabila tidak mengizinkan KTA nya untuk di Foto.

“Ya kalau nggak bisa saya lihat Saya foto untuk saya jadiin arsip ya mohon maaf nggak bisa masuk karena ini emang udah aturannya,” Kata suhendri menirukan ucapan Security itu.

Kedua Wartawan tersebut sempat mempertanyakan dasar hukum penerapan aturan tersebut namun Security itu mengatakan bahwa hal itu adalah perintah dari Kepala Sekolah.

“Saya tanya aturannya itu dari mana, kemudian Security nya bilang kalau itu emang sudah SOP dan arahan dari kepala sekolah, Karena saya kurang berkenan KTA saya untuk di Foto usai saya Tunjukkan KTA saya kami berdua langsung Pergi dari Sekolah SMAN 2 Tulang Bawang Tengah itu,” Kata suhendri.

Suhendri menuturkan bahwa keadaan serta aturan yang diterapkan di sekolah SMAN 2 Tulang Bawang Tengah itu tak biasa dan tidak seperti sekolah-sekolah pada umumnya sehingga timbul adanya dugaan bahwa sekolah tersebut menutup-nutupi pengelolaan dana BOS atau hal-hal lain yang sengaja diduga ditutupi agar masyarakat banyak ataupun wartawan tidak mengetahuinya. (Yoga)