Bandarlampung , Korel.co.id — Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Rajabasa mengadakan Syiar Safari Lailatul Ijtima’ Nahdhatul Ulama (LINU), Selasa (1/11/2022) di Ranting Rajabasa Jaya Masjid Attaubah.

Acara ini dihadiri oleh Pengurus MWC NU Rajabasa : Ketua Tanfidziah Musta’in Romli, wakil ketua Ustadz Fitriadi, Banser Ustadz Beni Sekretaris Ustadz Fery, Fadlan, Bendahara Ustadz Alul, jajaran rois dan tanfiziah ranting Ustadz Dr.Muslim Ansori, Ustadz Abdul Manan, Ustadz Nur Sofyan, Ustadz Khamim Roza, Ustadz Husen, Ustadz Azkan Ihsan, Ust Assyahrun sebagai ketua tanfiziah Ranting Rajabasa Jaya, Ustadz Firdaus, ketua RT 011 Bapak Hermaidi, ketua masjid bapak Roni Hasan beserta jamaah, ibu-ibu dan santri TPQ AtTaubah.

Lailatul Ijtima’ Nahdhatul Ulama (LINU) merupakan acara syi’ar safari ke ranting-ranting yang ada di Rajabasa setiap dua minggu sekali sehingga terjalin silaturahim antar pengurus NU dengan jamaah yang ada di ranting tersebut, rangkaian tersebut pembacaan Maulid kemudian dilanjutkan Tausiyah oleh Ustadz Askan Ihsan. Acara ini untuk saling mengingatkan hati-hati kita dalam hal kebenaran dan kesabaran sesama ummat.

Adapun kajian yang disampaikan oleh Ustadz Askan Ihsan yaitu tentang kunci selamat , ” Kunci selamat adalah selalu menjaga lisan, menciptakan suasana tenang di rumah, menagis terhadap dosa yang pernah dilakukan. Keutamaan menghadiri majelis ilmu , Allah curahkan rahmatNya, Allah berikan sakinah, Allah sebut-sebut dan bangga-banggakan dihadapan malaikat, bahasan Aswaja membahas tentang dalil sholat sunnah qobliyah Jumat dan keutamaannya,” Tutur Ustad Askhan.

Luar biasa pada acara ini anak-anak penerus bangsa antusias dan patut dicontoh untuk anak-anak TPQ yang lain. ” Anak-anak dimalam hari tidur, main Gaget namun berbeda dengan anak-anak TPQ At-Taubah justru antusias menyimak dengan khidmat program LINU sampai selesai, MWC NU Rajabasa mengapresiasi kepada anak-anak TPQ AtTaubah menyimak dengan khidmat tentang kajian Aswaja,”ucap Ustadz Askhan.

Ustadz Syafri selaku pengurus Ranting Rajabasa Jaya mengatakan bahwasaanya acara kajian Aswaja ini harapannya dapat menjadikan syi’ar Safari secara khusus tetap komitmen dan terus-menerus rutin diadakan oleh MWC NU Rajabasa. (Novis PM)

Tinggalkan Balasan