Tangerang,korel.co.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang, Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten yang juga menjadi salah satu cagar budaya di Kota Tangerang, hari ini melakukan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terkait Permenkumham No 24 Tahun 2021 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat bagi Narapidana. Rabu (15/07/2021).

Kegiatan ini dipimpin oleh dilakukan oleh Kalapas Pemuda Kelas IIA Tangerang melalui Ketua Tim TPP Renza Maisetyo yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Binadik. Turut hadir pula, Panji Asmanto selaku Kepala Sub Seksi Bimkemaswat.

Pelaksanaan Sidang TPP ini diselenggarakan di Saung Kampus Kehidupan, Kamis (15/7/2021) pagi kepada 39 WBP yang akan mendapatkan program asimilasi di rumah. Ini merupakan yang pertama dilakukan setelah Permenkumham No 24 Tahun 2021 dilaksanakan.

“Warga binaan yang memenuhi syarat akan segera diusulkan programnya tanpa dipungut biaya apapun bagi yang diusulkan asimilasi rumah harus tetap mengikuti aturan progam yang telah ditetapkan dan tentunya masih berada dalam pengawasan” ujar Kadek Anton Budiharta selaku Kalapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Baca kuy : Prodi TI PTS Terbaik di Sumbagsel ,  Siapkan Mahasiswa Kerjakan Project Based Learning

Lanjut Kadek Anton Budiharta mengatakan, bahwa Pelaksanaan Sidang TPP ini sebagai bentuk tindak lanjut dari telah diterbitkannya Permenkumham No 24 Tahun 2021 perubahan terhadap Permenkumham No 32 Tahun 2020 tentang syarat dan tata cara pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat bagi Narapidana dalam rangka pencegahan dan penyebaran Covid-19.

“Permenkumham No 24 Tahun 2021 ini memperpanjang program asimilasi di rumah sampai dengan 31 Desember 2021 berlaku bagi narapidana yang tanggal 2/3 nya sampai dengan tanggal 31 Desember 2021,” kata Kadek Anton Budiharta. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *