Batam, Korel.co.id —- M alias Y alias K (20) warga Ogan Komering Ilir, Sumsel dijebloskan ke sel tahanan Polda Kepri. Ia ditangkap Ditresnarkoba Polda Kepri karena kedapatan membawa 26, 6 kg sabu dari Malaysia.

M merupakan kurir yang langsung menjemput 26,6 kg sabu ke Malaysia melalui Batam menggunakan kapal kayu dengan upah Rp10 juta per kilogram.

“Sabu ini rencananya akan dibawa tersangka ke Tembilahan, Riau atas suruhan Nafik, WNA Malaysia (DPO),” jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, Senin (24/10/2022).

Dijelaskan, pada Jumat (14/10/2022) lalu sekitar pukul 15.00 WIB, anggota mendapat informasi adanya sebuah speed boat melintas di perairan Nongsa.

Berdasarkan informasi tersebut, anggota Ditresnarkoba melakukan pemetaan dan pada Rabu (19/10/2022) Sekitar pukul 20.00 WIB anggota melihat kapal kayu cepat yang dicurigai sesuai informasi yang diperoleh.

Pada saat dilakukan pengejaran, tersangka M ditinggalkan seorang diri di kapal, sementara tekong kapal memilih untuk melompat ke laut.

“Kami dapatkan 25 bungkus sabu kemasan teh China beserta tersangka M dan uang tunai sebesar Rp252.000 serta mata uang Malaysia sebesar 462 Ringgit,” terang Harry.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) dengan ancaman hukuman mati atau paling lama 15 tahun penjara.

Sumber : Duta Lampung Online (Darmawan Alamsyah). Editor Ulang : Novis

3 thoughts on “Kurir Narkoba Ditangkap Di Perairan Batam”

  1. Retrospective analyses clearly have shortcomings that is, incomplete information on breast cancer stage, tumour size or nodal stage, or treatment given after progression on tamoxifen, but for this study there is no reason to assume that these variables differ significantly between the three phenotype groups nor have influenced outcome Schroth et al, 2007 stromectol philippines

Tinggalkan Balasan