Jakarta , Korel.co.id— Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) sukses menjadi tuan rumah ajang bergengsi Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) VI 2024 yang berlangsung pada tanggal 1-3 Juli 2024. KMIPN merupakan kompetisi tahunan yang menjadi ajang kreasi dan adu skill dalam bidang informatika bagi seluruh politeknik di Indonesia.

Perkenalkan saya bernama Dwi Aryssandhy fomerly members Komisi Digital diberi amanah sebagai juri lomba KMIPN VI tahun 2024, mewakili Asosiasi Startup for Industri Indonesia (Starfindo) dan PT ReenDoo Profeta Nusantara. Terima kasih kepada Mbak Anita Comits, selaku tuan rumah, yang memberikan kepercayaan ini kepada saya. Saya juga senang bertemu dan belajar dari sesama juri, Prof. Udin Harun Al Rasyid Comits, Mas Andry Huzain Comits, dan Mbak Dewi Comits yang merupakan dosen di PNJ.

KMIPN VI 2024 menggelar kompetisi Hackathon yang melibatkan 5 juri, terdiri dari 2 juri dari industri dan 3 juri dari akademisi. Pada hari pertama, juri dari industri diberi kesempatan untuk melakukan interaksi dan pembimbingan terhadap 16 finalis Hackathon. Saya diberi tugas untuk membimbing 8 tim finalis.

Baca : Keputusan DPP Partai Golkar Wajib Dipatuhi Oleh Seluruh Kader Partai Golkar.

Delapan tim finalis yang saya bimbing adalah:
1. Crocoidle dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)
2. ELVICO PART 2 dari Politeknik Negeri Manado
3. Hoax Chaser dari Politeknik Negeri Indramayu
4. icikiwirjateng dari Politeknik Negeri Semarang
5. LaraBoost dari Politeknik Negeri Bandung
6. SkillBridge dari Politeknik Negeri Samarinda
7. Tim Mawar dari Politeknik Negeri Semarang
8. Sigma Male dari Politeknik Negeri Ujung Pandang

Sesi presentasi, diskusi, dan mentoring serta challenge pada ke-8 finalis KMIPN tersebut dilakukan pada hari pertama sejak pukul 16.00 hingga pukul 20.00.

Pada hari kedua, para finalis melakukan presentasi challenge yang telah diberikan dan menjelaskan solusi mereka baik kepada juri dari industri maupun juri akademisi. Penilaian dilakukan sesuai dengan bobot yang telah disepakati, kemudian nilai dari masing-masing juri dijumlahkan dan digodok dalam rapat pleno juri untuk kategori Hackathon dalam penentuan pemenang. Acara hari kedua dimulai dari pukul 10.00 dan berakhir pada pukul 20.30. Mengingat kegiatan yang padat dan melelahkan, juri kategori Hackathon memutuskan untuk pleno nilai dan penentuan pemenang dilakukan pada pagi hari ketiga.

Baca : Mau Lihat Karya Keren dan Kreatif Mahasiswa DKV Darmajaya, Catat Tanggalnya Nih!

Setelah rapat pleno juri kategori Hackathon dan sesuai dengan nilai yang telah diberikan oleh masing-masing juri, pemenangnya diputuskan sebagai berikut:
Juara 1: Hoax Chaser dari Politeknik Negeri Indramayu
Juara 2: Crocoidle dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)
Juara 3: SkillBridge dari Politeknik Negeri Samarinda

Ketiga pemenang kategori Hackathon tersebut merupakan tim yang saya bimbing dan mentor. Saya merasa bangga bisa berbagi sedikit pengalaman dan ilmu mengenai startup kepada 8 finalis tersebut sehingga menjadi pencapaian pribadi yang luar biasa bagi saya dan mereka.

Saya berterima kasih atas sharing dan bimbingan dari mentor-mentor saya selama ini. Keberhasilan para finalis ini juga tidak lepas dari jasa rekan-rekan, terutama mentor-mentor saya. Semoga kita semua bisa saling berpegangan tangan untuk berbagi dan peduli terhadap adik-adik di perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dalam mentoring dan pembinaan untuk menghasilkan karya-karya anak bangsa yang berkontribusi terhadap kemajuan bangsa. Seperti yang sering mentor saya sampaikan, jangan sampai karya yang bagus-bagus tersebut hanya menjadi hasta karya dari perguruan tinggi.

Maju dan jaya Indonesia, negeriku!

Loading