*Laporan Wartawan Inspiratif.co.id, Wardi Saputra-Tuba Barat.

LAMPUNG – Pemuda Kabupaten Tulangbawang Barat Menciptakan Bahan Pembeku Getah Karet Melalui UMKM (Usaha Mikro Kecil Dan Menengah) Guwayan Tani Dengan Merk PB-78 Yang Aman Tidak Membahayakan Kulit.Jum’at 14 Februari 2019.

Menurut Sepransyah, Warga Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah yang kini telah berdomisili di Tiyuh Lesung Bakti Jaya,Kecamatan Lambu Kibang yang merupakan pendiri UMKM guwayan tani memaparkan, Pembeku getah Karet melalui UMKM tersebut dibuat dengan cara mengolah tawas.

“Jadi, obat pembeku getah karet bubuk tersebut berkualitas baik dengan harga jual eceran sampai di petani 5000 s/d 6500 sesuai dengan kemasan besar dan kecilnya.”Papar Sepransyah. Kamis 14 Februari 2019.

Menurut Sepransyah, yang juga merupakan salah satu Caleg (Calon Legislatif) DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat dari Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) Nomor Urut 4 Dapil 2 tersebut, Inspirasi mendirikan UMKM guwayan tani ini bermula karena melihat atas keluhan petani karet dengan harga getah turun dan biaya produksi sangat tinggi.

“Untuk itu diharapkan Pemkab Tubaba melalui Dinas Terkait untuk dapat mendukung dan membina langsung UMKM ini agar kedepannya bisa maju lebih pesat lagi dan bisa membantu khususnya petani karet.”Harapnya

“Dan juga saya berharap semoga apa yang saya lakukan saat ini dapat bermanfaat dan bisa mengurangi beban pengeluaran petani karet sehingga mereka bisa mendapat sisa tambahan dari penghasilan mereka.”Imbuh Sepransyah.

Muncung, salah satu petani yang ada di Tiyuh Lesung Bakti Jaya, menuturkan sangat bersyukur dengan adanya UMKM (Usaha Mikro Kecil Dan Menengah) Guwayan Tani.

“Saya bersyukur, disini pak Sepransyah punya nisiatif untuk mendirikan UMKM, selain bisa membuat lapangan kerja petani karet dapat menghemat biaya obat pembeku getah karet, karena harga jualnya lebih ringan dari obat pembeku getah karet yang biasa kami gunakan.”Tutur Muncung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *