Bandarlampung,korel.co.id — Ratusan calon wisudawan/ti Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mendapatkan tips dan trik menghadapi interview pekerjaan dalam webinar Build Positif Personal Branding and Get Succes Interview.

Webinar diikuti 159 peserta dengan pembicara Sales Supervisor Auto2000 Raden Intan Hadi Wijaya dan Customer Development Associate Manager PT Nutrifood Indonesia, Vio Dian Septiana. Peserta merupakan calon wisudawan/ti yang berasal dari program studi Manajemen, Akuntansi, Sistem Komputer, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika.

Hadi Wijaya mengatakan dalam menghadapi interview sebaiknya pencari kerja mengamati posisi yang dibutuhkan. “Posisi yang dibutuhkan sudah sesuai belum dengan latar belakang pendidikan teman-teman. Jangan sampai tidak mengetahui posisi yang akan dilamar ketika mengirimkan lamaran pekerjaan ke perusahaan,” ungkapnya.

Hadi menerangkan dalam interview juga diharapkan tidak memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan kenyataan. “Jangan menjawab berlebihan tetapi sesuai dengan keadaan diri kita. Karena interviewer akan mengetahui jawaban dari teman-teman,” ujarnya.

Baca Berita : Pemprov Lampung Dalami Upaya Penurunan Angka Stunting Di Provinsi Lampung Tahun 2020

Perusahaan juga akan memprioritaskan terhadap pelamar yang memiliki pengalaman kerja maupun lainnya. “Jangan mengaku sudah berpengalaman padahal tidak sama sekali. Karena bila memang belum, kalian juga bisa menjelaskan aktivitas organisasi yang pernah diikuti selama kuliah,” imbuhnya.

Menurutnya, pelamar juga harus proaktif dalam interview dan tidak kaku. “Untuk proaktif biasanya dengan menyapa ataupun basa basi ketika pertama bertemu interviewer. Dengan bersikap seperti itu dapat menghilangkan rasa gugup,” tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Vio Dian Septiana bahwa perusahaan memilih pelamar yang memiliki pengalaman. “Hal yang sudah biasa perusahaan tidak ingin menghabiskan waktu untuk mengenal pekerjanya bila belum memiliki pengalaman atau sebelumnya tidak dikenal. Jadi biasanya juga kami memilih yang magang untuk prioritas karena telah mengenalnya baik kemampuan maupun perilakunya,” tuturnya.

Vio – biasa dia disapa – menerangkan setiap calon pelamar juga dapat menyiapkan dan menambah kemampuannya sebelum memasuki dunia kerja. “Persiapkan skill kepemimpinan, berpikir kritis, dan membangun jaringan. Karena dengan kemampuan tersebut saat interview akan memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Vio menambahkan bahwa media sosial saat ini bisa dijadikan alat untuk membangun personal branding yang positif. “Karena banyak perusahaan menscreening kandidat melalui aktivitas dalam media sosialnya,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bagian Inkubitek dan Career Center IIB Darmajaya, Lilla Rahmawati, S.Sos., M.M., mengatakan pelatihan softskill ini untuk mempersiapkan lulusan dalam menghadapi dunia kerja. “Mereka diberikan tips dan trik dalam interview hingga pengelolaan media sosial sebagai personal branding,” ungkapnya.

Kegiatan pelatihan softskill ini juga setiap peserta terpilih mendapatkan bingkisan menarik dari Nutrifood dan Auto2000. “Diharapkan peserta juga dapat memahami dan mengaplikasikan ketika akan memasuki dunia kerja nanti,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *