Korel.co.id
Tulang Bawang Barat – Kepala Kepolisian Resort Tulang Bawang Barat, Lampung. AKBP Ndaru Istimawan S.I.K diminta responsif atas adanya isu dugaan masalah pada proyek Dana Desa Tiyuh Suka Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tubaba tahun anggaran 2023 yang berpotensi penyelewengan. Minggu (19-05-2024)

Benar, Saat ini persoalan tersebut tengah di tangani Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) inspektorat Kabupaten seluruh dokumen yang diminta pihak inspektorat tentang penyelenggaraan nya diketahui telah diterima anehnya hampir satu bulan belum membuahkan hasil. Putra asli Tulang Bawang Barat Gusar P namaannya, meminta agar Kapolres Tubaba turut memerintah anggota dikesatuannya untuk menangani juga isu dugaan penyelewengan Dana Desa itu.

Menurut Gusar P ini merupakan momentum yang tepat disaat integritas Kepolisian Republik indonesia Resort Tulang Bawang Barat Lampung dinilai sangat buruk oleh publik, baru-baru ini jagat maya dihebohkan oleh gempuran Informasi tentang laporan dari pencari keadilan soal laporannya di Mapolres Tubaba yang tampa kejelasan, hal tersebut memicu turunya angka kepercaya publik terhadap kepolisian dibawah kepemimpinan AKBP Ndaru Istimawan S.I.K.

BACA JUGA : https://korel.co.id/inspektorat-tubaba-masih-periksa-kepemerintahan-tiyuh-suka-jaya/

Hal itulah yang membuat Putra asli Tubaba ini prihatin, Segala bentuk pelayan, pengayoman dan yang selalu responsif yang telah dilakukan seolah sia-sia, sejak dahulu pepatah memang berkata ‘gegara nila setitik rusak susu sebelanga’ namun, Gusar P tetap percaya bahwa Dibawah kepemimpinan AKBP Ndaru Istimawan S.I.K anggota Kepolisisan yang bertugas di wilayah hukum Mapolres Tubaba dipercayai integritas dan profesionalitasnya dalam Penegakan Hukum.

Tapi. Gusar P tetap mengkritik, terdapat sesuatu yang kurang dari Kapolres AKBP Ndaru Istimawan S.I.K, yaitu transparansi atas tugas khusnya yang di amanatkan oleh negara bahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesi Ir. H Jokowidodo dalam melaksanakan penegakan hukum atas perbuatan tindak pidana korupsi dan penyelenggaraan tugasnya sebagai promotor edukasi pencegahan tindak pidana korupsi.

“Sejauh ini Pak kapolres belum pernah mengexpost data statistik yang berkaitan dengan Korupsi, dia butkan enggak ada perkembangan atau bagaimana, saya penasaran ada gak Data Itu, saya sudah berulang kali minta jadwal bertemu pun cukup sulit bahkan hingga berulang pun selama menjabat belum pernah saya bertemu khusus diruangannya, Tahun kemarin Kecamatan Tulang Bawang Tengah jadi Zona yang warnanya paling MERAH pada peta, dan benar ada penetapan penahanan terduga pelaku tindak pidana korupsi Dana Desa dua Tiyuh oleh APH , sekarang sudah divonis hakim BERSALAH.” Kata Gusar P.

Inilah yang mejadi alasan mengapa Gusar P mendesak agar Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan S.I.K turut menangani isu penyelewengan Dana Desa oleh pemerintah Tiyuh Suka Jaya (Munar.red) karena setelah Kecamatan Tulang Bawang Tengah dengan zona berwana MERAH dan pada peta Kecamatan Gunung Agung jadi zona berwarna KUNING yang artinya banyak indikasi-indikasi dari Pengelolaan Dana Desa berpotensi praktik Tindak Pidana Korupsi Dana Desa.

Buruknya stigma masyarakat yang tengah berkembang soal Polres Tulang Bawang Barat saat ini berdampak kehawatiran tersendiri baginya, Meski tidak tercapai Pemuda yang sejak kecil menuliskan Cita-cita sebagai polisi merasa cemas, kepada wartawan dia mengaku takut bila publik kembali sulit percaya terhadap profesi yang sangat dicintainya itu, bahkan dirinya mengaku khawatir bila Pimpina Polri Jendral Polisi Drs.Listiyo Sigit Prabowo M.Si mengetahui isu yang tengah berkembang di Polres Tubaba.

“Sempat mengalami penurunan yang signifikan dan seluruh jajaran kepolisian telah berupaya penuh dengan semangat penuh mereka berhasil mengembalikan kepercayaan itu, Saya sedikit merasa cemas dan saya belum bisa bayangkan apa yang akan dikatan Kapolri kepada Kapolres Tubaba setelah kapolri mengetahui itu, Belum lagi ini soal kasus penipuan,” Ucapnya

Kepedulian Gusar P mengenai stabilitas angka kepercayaan publik terhadap Polres Tubaba disampaikan dengan mimik muka yang serius, Dirinya akan membantu pihak penyidik untuk melakukan penyelidikan jika diperlukan, Tak tanggung Gusar P akan bantu penyidik polres Tubaba dalam hal kecukupan Alat Bukti Tahun masa Jabatan Munar Kepala Tiyuh Suka Jaya.

“Dari indikasi yang ada serta pewarnaan Zona saya meyakini ada Perbuatan Melawan Hukum yang mukin dilakukan dan terjadi, Apalagi ini kaitanya dengan Tindak Pidana Korupsi, mengingat Segala unsur yang berkaitan dengan negara ini belandaskan Hukum.” Terangnya

Gusar P menuturkan bahwa Ketika membahas dan berbicara tentang hukum pidana maka persoalan di Tiyuh Suka Jaya ini erat kaitanya dengan hukum pidana Formil, Dengan tegas Gusar P mengatakan Jejaknya Pasti Ada.

“Saya sudah kumpulkan semua Alat Bukti sejak Munar menjabat sebagai Kepala Tiyuh/Desa Suka Jaya hingga sekarang, Alat bukti ini yang nantinya dijadikan penyidik untuk menentukan hal tersebut merupakan tindak pidana atau bukan, Namu saya meyakini dengan alat bukti Perbuatan melawan Hukumnya ada.” Tegasnya.

Gusar P mengungkapkan bahwa alat bukti yang dikumpulkan sejak awal masa jabatan Munar Kepala Tiyuh/Desa Suka Jaya sudah melalui proses penelaahan yang benar, sehinga dapat menjadi dasar yang kuat untuk segera dapat dimulainya proses Penyelidikan sebagimana diatur melalui UU No 8 Tahun 1981.

“Saya meyakini bahawan persoalan ini akan sampai pada tahap Penyidikan, dan di sini Profesionalitas, Integritas dan pengetahuan di kerahkan, Ada tiga hal yang dilakukan di Penyidikan yaitu Mengumpulkan Bukti, Membuat terang Tindak Pidana, dan menemukan Tersangka.” Bebernya.

Kepada wartawan Gusar P berpesan agar Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Ndaru Istimawan S.I.K ingat keberadaan pasal 6 KUHP bahwa Polisi Berwenang melakukan Penyidikan kasus Tindak Pidana Korupsi, dan hal yang harus di ingat dengan jelas kalimat “Demi Keadilan Bedasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”

“Kapolres Harus tau tentang sejarah asal-usul Tulang Bawang Barat yang bukan hanya sekedar Tubaba, Nenemo juga bukan hanya sekedar istilah atau slogan semata, nenemo merupakan chiri khas dari Karakter masyarakatnya, Orang yang saya kagumi (ir Umar Ahmad.Cagub prov.Lampung.red) sudah menberikan tenaga dan pikiran serta menghabiskan separuh hidupnya untuk Tubaba dan dialah orang yang hanya kami yakini mampu membawa Tubaba untuk ‘Pulang Kemasa Depan’ sehingga kami yakin bersama (Ir. Umar Ahmad Cagub prov.Lampung.Red) meneguhkan langkah untuk ‘Pulang Kemasa Depan’.” Ungkap Gusar P dengan gestur tubuh Bersemangat.

Terakhir dirinya mengatakan bahwa Apa yang dia minta bukanlah semata mata untuk kepentingan nya sendiri melainkan orang Tubaba terkhus untuk menghormati jasa para tokoh pemekaran, disamping keprihatinan atas isu kondisi yang saat ini dialami polres, dirinya hanya bertujuan mengingatkan agar Martabat Tubaba tidak rusak dan tertap terjaga di tangan pak Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan S.I.K atas lemahnya Penegakan Hukum khususnya penindakan terhadap pelaku tindak Pidana Korupsi yang sampai saat ini polres tubaba belum menorehkan prestasi.” Paparnya. (Red)

Loading