Bandarlampung, Korel.co.id — Tahapan pilkada serentak telah dimulai dengan pendaftaran bakal calon pasangan kepala daerah. Itu akan berlanjut kepada tahapan yang lebih krusial dengan melibatkan dukungan massa secara riil. Memahami itu sebagai momentum peralihan kepemimpinan yang konstitusional strategis, sejumlah pimpinan *Guru Honor Murni Persatuan* (GHMP) mewakili kepengurusan 15 kabupaten kota provinsi Lampung berkumpul Kantor Pusat Dewan Guru Lampung yang Berlokasi di Kampung Baru Unila pada hari Sabtu 25 Mei 2024 dari jam 09.30 – 15.00 wib.

Menurut Juru Bicara GHMP, Ahmad Nurkholish, sudah saatnya pemimpin di provinsi lampung menjadikan pendidikan sebagai investasi, pemerintah baru sudah seharusnya menjadikan pendidikan sebagai skala prioritas dalam pembangunan Lampung, baik itu sarana prasarana, infrastruktur, sumber daya manusia dan harus berani menghapus diskriminasi Kebijakan antara sekolah Negeri dengan Swasta, terutama guru Honor maupun Guru ASN.

Selama ini perhatian pemerintah sangatlah kurang terhadap sekolah-sekolah swasta dan guru honor, sekolah swasta dan guru honor hanya dijadikan pelengkap penderita dalam sistem pendidikan nasional, akibatnya pertumbuhan generasi berilmu, cerdas, berketerampilan dan berakhlak mengalami stunting.

Baca : PKS Kenalkan Calon Wakil Gubernur Kepada Golkar

Guru honorer dan sekolah swasta banyak yang terbelakang, tertinggal dan hampir setiap tahun ada yang tereliminasi dari atmosfir pendidikan, honor guru yang rendah, Sarana Prasarana sekolahnya rusak hingga mencapai level Rusak parah, dan hal tersebut tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, ada asumsi sebagian kecil pemegang kekuasaan bahwa sekolah swasta dan guru honor adalah tanggung jawab Yayasan karena keuntungan dari penyelengaraan pendidikan itu orang-orang Yayasan.

Asumsi inilah kemudian melegitimasi sebagian pejabat untuk lebih tidak memperhatikan sekolah swasta dan guru honorer dalam kebijakan-kebijakannya (baik bangunan sekolah maupun kesejahteraan gurunya), padahal peserta didik yang diluluskan oleh sekolah Negeri dan Swasta sama-sama didedikasikan untuk membangun bangsa. Oleh karena itu kami yang terhimpun dalam GHMP siap mengawal, memantau, melihat dan menganalisis proses pencalonan Bacagub-bacagub yang ada, sekiranya ada Bacagub yang siap dan bersedia memperbaiki kondisi pendidikan (Terutama Sekolah dan Guru Swasta) dan juga menjadikan satu visi dan misi pemulihan calon gubernur, kami pasti bersepakat menjadi bagian tidak terpisahkan dari pemenangan Bacagub-bacagub yang ada.

Dengan kekuatan infra struktur organisasi dan jaringan emosional keprofesian, kami yakin bisa berkontribusi secara signifikan dan optimal dalam memenangkan bacagub di kontestasi peralihan kekuasaan eksekutif, demi tercapainya cita cita memperbaiki pendidikan (Guru dan Sekolah) di Lampung tercinta.(suci)

Loading