Kota Metro, Korel.co.id — Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Metro menggelar acara buka bersama yang istimewa bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro. Acara tersebut diselenggarakan dengan penuh khidmat pada Ahad, 24 Maret 2024 Jam 16.30 di Rumah Dinas Wali Kota Metro.

Acara buka bersama ini dimeriahkan oleh berbagai penampilan spesial, termasuk Hadroh yang disajikan oleh Pontren Mu At-Tanwir, Nasyid dari Madrasah Aliyah Muhammadiyah Boarding School (MAMBS), serta penampilan gitar akustik yang sebelumnya meraih juara satu Nasional, disajikan oleh SMP Muhammadiyah 4 Kota Metro.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Wali Kota Metro, Drs. Qomaru Zaman, MA, serta sejumlah pejabat Kota Metro, Ketua Cabang Pemuda Muhammadiyah se Kota Metro, Ketua IMM, Ketua IPM, Ketua Nasyiatul Aisyiyah Kota Metro, bersama dengan kader dan simpatisan Muhammadiyah di Kota Metro.

Ketua Pemuda Daerah Muhammadiyah Kota Metro untuk periode 2023-2027, Joni Wuryanto, M.Pd

Dalam sambutannya, Ketua Pemuda Daerah Muhammadiyah Kota Metro untuk periode 2023-2027, Joni Wuryanto, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas fasilitasi dari pihak Wali Kota dalam menjalin silaturahmi dan menjalankan acara buka bersama ini. Ia berharap komunikasi yang baik akan terus terjaga antara Angkatan Muda Muhammadiyah dan pemerintah Kota Metro ke depannya.

Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H., dalam sambutannya menegaskan peran penting pemuda sebagai teladan dan pondasi moral, serta pentingnya.

Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG., M.H

“Pemuda adalah suri tauladan,  pondasi pemuda adalah nilai ketuhanan dan kepribadian, dan pemuda harus siap menerima tongkat estafet bangsa, Menuju generasi emas 2045, melalui program Gemerlang di Kota Metro,” Ucapnya.

Ustadz Bambang Setiadi, S.Ag., Pleno PDM

Ustadz Bambang Setiadi, S.Ag., Pleno PDM yang bertanggung jawab atas Angkatan Muda Muhammadiyah, memberikan pesan kepada anggota AMM yang hadir, bahwa mereka harus menjadi kader yang unggul, menjadikan Muhammadiyah sebagai landasan ibadah, memupuk semangat tolong-menolong, dan meningkatkan solidaritas.

“Pemuda Muhammadiyah harus selalu berharap ridho Allah dalam segala hal,” tandasnya.

Loading