Tulang Bawang Barat, Korel.co.id — Aparatur dan Perangkat Tiyuh di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dibuat ketar-ketir lantaran yang dinanti dan diharapkan dipastikan gagal, Pemerintah Kabupaten (PemKab) dikabarkan belum memberikan Hak mereka berupa pembayaran penghasilan tetap (Siltap) yang bersumber dari Alokasi Dana Tiyuh (ADT) tahun anggaran 2023 bulan Desember, Sabtu (30/12/2023).

Kabar tersebut disampaikan sampaikan oleh salah satu Perangkat Tiyuh yang dirahasiakan identitasnya, dikatakan olehnya mewakili seluruh Perangkat Tiyuh yang ada di Kabupaten Tubaba penghasilan tetap tersebut mulai dari jabatan Kepalo Tiyuh, Aparatur Tiyuh, Seketaris Tiyuh, Kaur dan Kasi Tiyuh, Kepala Suku (KaSu), RT dan juga Badan Permusyawatan Tiyuh (BPT) dari kurang lebih 100 Tiyuh yang ada, bahkan pembayaran penghasilan tetap untuk bulan November juga mengalami keterlambatan yang mana baru mereka terima pekan lalu.

Baca : ‘Bermasalah’ Kecamatan Batu Putih Periksa Dokumen Administrasi Proyek Onderlagh Tiyuh Margo Mulyo

“Semua penghasilan tetap Tiyuh dari sekitar 100 Tiyuh belum di bayar untuk bulan Desember ini bang, yang bulan November kemarin saja baru di bayar lima hari yang lalu”. Curhatnya kepada wartawan dengan raut wajah tampak sedih.

Tidak sampai disitu, tepat pada Jumat (29/30/2023) kemarin dirinya mendapatkan kabar bahwa akan ada pembayaran siltap, sehingga banyak Perangkat Tiyuh yang mendatangi Bank sesuai dengan buku rekening yang mereka miliki seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri juga Bank Syariah Tani namun sampai sore hari tak kunjung juga ada pemberitahuan tentang masuknya rupiah di dalam rekening milik mereka.

“Kemarin kabarnya di cairkan banyak Aparat Tiyuh dan Perangkat Tiyuh ke bank dimana masing-masing rekening mereka, ada yang di BRI ada yang di Bank Mandiri ada juga di Bank Syariah Tani sampai bank tutup belum juga masuk, pulang kami bang, dengan rasa kecewa karena keluarga sudah berharap itu akan menjadi penunjang operasional berlibur dengan anak dan istri.” Ucapnya bersedih.

Upaya mencari kejelasan dari Perangkat menghubungi pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten setempat, namun jawaban yang mereka terima harus menunggu sampai Januari 2024.

Baca : Momen Kapolri Sibuk Mencatat Saat Terima Masukan hingga Kritik Pedas

“Kita menghubungi BPAKD kata mereka nanti Januari 2024,sebenarnya jawaban itu sangat membuat kami kecewa tapi apa daya kami bang”. Terangnya sembari menghela napas.

Hingga berita ini di terbitkan pihak-pihak yang mempunyai kewenangan tugas dan fungsi PemKab Tubaba belum di konfirmasi.(Bram/Yoga).

Loading