Balam, korel.co.id — Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menjadi pembicara “Ngobrol Asyik Kewirausahaan Bagaimana Menjadi Seorang Youtuber” di SMK-K BPK Penabur. Jumat, 28 Februari 2020.

Dosen Sistem Informasi tersebut Ruki Rizal Nul Fikri, S.Kom., M.T.I., menyampaikan beberapa langkah membuat akun youtube hingga memproduksi konten secara kontinu. Dihadapan puluhan pelajar sekolah menengah pertama (SMP) se Bandar Lampung, Ruki juga membagikan tips konten dengan banyak viewer.

Menurutnya, banyak selebriti Indonesia yang telah berhasil menjadi youtuber di Indonesia. “Atta Halilintas adik-adik pasti tidak mungkin tak mengenalnya. Penghasilan dari menjadi youtuber sebulan mencapai miliaran,” ucapnya.

Kemudian, Ria Ricis menjadi satu-satunya perempuan dengan penghasilan miliaran dari youtuber. “Untuk adik-adik bisa membuat video dengan materi yang ringan,” tuturnya.

Beragam cara dapat dilakukan untuk meningkatkan subscribe dan like hingga viewer. “Dengan cara manual dan robot atau berbayar bisa dilakukan. Tetapi tidak disarankan untuk menggunakan robot karena itu menggunakan biaya yang mahal,” ujarnya.

Ruki –biasa dia disapa – menjelaskan dapat menyebarkan konten youtube yang telah dibuat melalui grup ataupun teman-teman sekolah. “Ajak teman-teman untuk subscribe dan like akun adik-adik sehingga dapat bertambah. Setelah viewer dan subscribe banyak nanti bisa mendaftarkan ke youtube akun adik-adik untuk menunggu disetujui dalam pemasangan iklan yang dapat menghasilkan pendapatan,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala SMK-K BPK Penabur Bandar Lampung, Yohana Karisnawati, S.Pd., mengatakan pelatihan menjadi youtuber merupakan rangkaian dari kegiatan Entrepreneur Day. Beberapa kegiatan Entrepreneur Day meliputi bazaar, perlombaan dan pelatihan youtuber.

Ngobrol Asyik Kewirausahaan Bagaimana Menjadi Seorang Youtuber diikuti oleh 60 orang peserta dari SMP se Bandar Lampung. Peserta sangat antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan secara interaktif tersebut.

Terpisah, Rektor IIB Darmajaya, Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc., mengatakan bahwa pengajar IIB Darmajaya memiliki kompetensi dalam berbagai bidang yang dapat memberikan kontribusi terhadap dunia pemerintahan maupun pendidikan menengah di Provinsi Lampung.

“Dosen sebagai insan akademis yang memiliki tugas dalam mencerdaskan anak bangsa dalam bangku kuliah, juga memiliki tanggung jawab dalam Tri Darma Perguruan Tinggi. Mengabdikan ke masyarakat dan membagi ilmunya kepada masyarakat juga sebagai tanggung jawabnya,” ungkapnya.

Firman berharap keilmuan dari pengajar IIB Darmajaya dapat menambah kepercayaan stakeholder dalam bermitra untuk pembangunan Lampung dan Indonesia. “Akademisi IIB Darmajaya sangat siap untuk memberikan materi langsung maupun secara tertulis dari kebutuhan mitra dan stakeholder sesuai bidang keilmuan,” tutupnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *