Korel.co.id
Tulang Bawang Barat – Tiyuh/Desa Mulya Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ditunjuk sebagai kandidat Tiyuh/Desa di Kecamatan Gunung Agung dalam mengikuti perlombaan Posyadu tingkat Kabupaten yang saat ini tengah dalam penilaian. Selasa (11-06-2024)

Kedatangan Serombongan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tubaba yang juga sebagai Tim Penilaian Lomba disambut antusias masyarakat dan Tp-PKK Tiyuh Mulya Jaya, Kader-kader posyandu, para Bunda peserta Posyandu pun tampak bersemangat riang gembira saat Ibu Bupati Tubaba Dra. Hanita Fahrial Firsada, M.Si tiba dilokasi.

Tarian kreasi yang ditampilkan dalam menyambut kedatangan Ketua TP-PKK Kabupaten Tubaba beserta Tim Penilaian membuat suasana di Lingkungan Sekretariat Pemerintah Tiyuh Mulya Jaya itu terasa lebih tentram, Belum lagi senyum manis dari ibu Bupati Dra. Hanita serta Tim Penilai yang selaras dengan kader posyandu juga para bunda balita membuat suasana acara itu terasa Damai.

Gedung posyandu yang berada satu lokasi dengan sekretatiat Pemerintah Tiyuh Mulya Jaya Kecamatan Gunung Agung itu rupanya mempunyai maksud tersendiri dalam pembangunannya, keberadaan gedung pos pelayanan terpadu (Posyandu) yang terbangun tepat di depan balai Tiyuh/Desa Mulya Jaya itu dulunya diharapkan agar pemerintah Tiyuh dapat meperhatikan dan mengawasi secara khusu agar penyelenggaraan Posyandu di Tiyuh tersebut berjalan baik dengan cakupan layanan yang luas.

Dipercayainya Tiyuh/Desa Mulya Jaya mengikuti lomba posyandu oleh Kecamatan Gunung Agung, secara langsung menunjukan bahwa pengelolaan pos pelayanan terpadu dia anggap sudah sesuai dengan harapan, keberhasilan pemerintah Tiyuh/Mulya Jaya dalam melakukan penyelenggaraan pos pelayanan terpadu (posyandu) terlihat dari pelayanannya yang tidak menimbulkan keluhan dari para peserta posyandu.

Semua itu tak lepas dari kebijaksanaan Imam Mastur dalam memerintah Tiyuh Mulya Jaya, Keberhasilanya dalam memimpin terlihat cukup signifikan khususnya pada Bidang Pemberdayaan Masyarakat, TP-KKK serta para kader-kader pemberdayaan yang dipilih dan dibentuk olehnya dinilai mampu sekaligus sukses dalam melaksanakan kegiatan dari program-program yang di rencanakan, Turunnya angka stunting dan penyempurnaan sanitasi masyarakat adalah bukti keberhasilanya.

Kehadiran ibu Bupati Dra. Hanita Fahrial Firsada, M.Si beserta rombongan bertujuan untuk melakukan penilaian pada perlombaan yang tengah berlangsung di Kabupaten Tubaba, Tampak Ketua Tim TP-PKK Kecamatan Gunung Agung ibu Lika Diana S.KM., M.M dan Ketua beserta Tim TP-PKK Tiyuh/Desa Mulya Jaya, Waktu yang paling mendebarkan pun tiba dimana saat-saat Tim TP-PKK Kabupaten Tubaba berkeliling untuk melihat secara langsung pelaksanaan posyandu baik itu balita maupun lansia sebagai aspek utama dalam penilaian perlombaan, namun perasaan itu seketika hilang saat para peserta posyandu justru malah tampak senang dan riang gembira.

Kegiatan yang sedari awal dipenuhi dengan suasana kegembiraan dengan canda tawa yang tampak dari bunda-bunda serta para peserta posyandu yang hadir seolah menggambarkan tentang pelayanan yang diberika pada saat posyandu di Tiyuh/Desa Mulya Jaya telah dilakukan tidak meninggalkan catatan buruk, Kecakapan para kader serta tenaga medis dalam pelaksanaan posyandu pun dipercaian profesionalitasnya , bahkan suasana kian riang saat Tim Penilaian berbaur ditengah Bunda-bunda yang sedang menggendong balita sambil bersua foto bersama ibu Bupati Dra. Hanita Fahrial Firsada, M.Si.

Saat diwawancarai Ketua TP-PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat Dra. Hanita Fahrial Firsada, M.Si. mengatakan perlombaan posyandu itu merupakan serangkain dari kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke 15 Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan penegasan pelaksanaan Posyandu Serentak, Keserentakan itu sebagai salah satu wujud pelaksanaan dari komitmen Tulang Bawang Barat dalam menekan angka stunting.

“Ini dalah upaya-upaya kita untuk menekan angka stunting, Kegiatan ini sefatnya lebih ke pembinaan untuk memastikan keselarasan pelaksanaan program dan kegiatan antara Tim TP-PKK Tiyuh/Desa dengam Tim TP-PKK Kecamatan, sejauh hasilnya bagus.” Ucapnya.

Disamping itu pihaknya juga melihat dan menilai secara langsung upaya pemenuhan gizi balita oleh Pemerintah Tiyuh/Desa melalui Posyandu, Dirinya pun sudah menegaskan agar para bidan desa cermat dalam menentukan bahan-bahan yang dapat diolah sebagai makanan tambahan Balita saat posyandu sehingga mutu asupan gizi terkotrol.

“Kalau secara administrasi saya kira semua posyandu kader-kadernya sudah cakap lah ya, namun disini kita juga melihat tentang ketersediaan saranan dan prasaranya, untuk posyandu sendiri antropometrikit nya saya kira posyandu di Tubaba sudah terpenuhi, namun kita tetap dengan prinsipnya yaitu pembinaan.” Ujar ibu Dra. Hanita Fahrial Firsada, M.Si.

Sementara Kepalo Tiyuh/Desa Imam Mastur menuturkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan program-program yang cenderung berdampak pada kesejahteraan masyarakat, menekan angka stunting dan pemenuhan gizi adalah pengutamaannya.

“Kita tetap tunduk atas prioritas pelaksanaan sesuai dengam peraturan yang ada, Upaya-upaya untuk menekan stunting jadi prioritas utama kita dalam penyelenggaraan pemerintahan Tiyuh/Desa, Dan alhamdulillah keseriusan yang dilakukan oleh pihak-pihak di Tiyuh Mulya Jaya tidak sia-sia, Angka stunting berhasil ditekan dan terus menurun.” Ungkap Imam Mastur.

Pihaknya juga diketahui telah memiliki kendaraan bermotor roda empat jenis ambulan khus pelayanan untuk masyarakat, Imam Mastur menceritakan Mobil Ambulan tersebut selain sebagai wujud pemenuhan aspirasai masyarakat, pengadaan mobil ambulan tersebut juga sebagai upaya pemeritah Tiyuh/Desa Mulya Jaya menjamin masyarakat untuk mendapatkan HAK atas tersedianya sarana dan prasaranan penunjang pelayanan kesehatan.

“ini adalah salah satu upaya kita untuk memberikan Hak atas kemudahan masyarakat untuk mengakses pelayanan yang kesehatan di tempat yang sama, jadi siapa saja boleh pakai ambulan ini namun semua ada ketentuanya sehingga tidak digunakan secara sembarang, Karena kita juga diwajibkan untuk melakukan pemeliharaan agar tetap dalam kondiai baik, Jadi kita sudah buat regulasi pengelolaannya.” Kata Imam Mastur.

Atas keperdulianya itu, Kepala Tiyuh Mulya Jaya Kecamatan Gunung Agung pun diapresiasi banyak masyarakat. Ibu Sures adalah salah satu masyatakat Tiyuh Mulya Jaya yang mengapresiasi kepemimpinan Imam Mastur, Dia (imam mastur) dinilai masyarakat serius dan benar meperdulikan kesejahteraan masyarakat, Sumlah bantuan yang diberikan pun sangat tepat serta bermanfaat.

“Saya salah satu orang penerima program pangan BLT DD meski sedikit namun sangan membantu, selain itu masyarakat lain pun juga di perhatikannya, Kadang berupa beras.” Ucap Sures.

Sementara untuk kesehatannya Sures mengaku kebutuhan air bersih kelurganya terpenuhi, Bahkan sanitasi jamban pun sudah sesuai dengan yang di anjurkan.

“Kepemimpinanya bagus itu dianya, serius dan peduli sama orang-orang masyarakat sini, Saya kira kalau air kami tercukupi bahkan saat musim kemaraupun juga tetap karena di mulya jaya ini sudah tersebar sumur bor, Pamsimasnya aja sudah II, sebelum jadi kepalo yang bangun pamsimasnya ya pak imam itu.” Ucapnya. (ADV)

Loading