BANDAR LAMPUNG , Korel.co.id —- Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menjadi narasumber dalam acara Dialog Publik Kerjasama Inisiatif Lampung Sehat dengan Ombudsman Perwakilan Provinsi Lampung di Hotel Horison, Rabu (9/2/2022).

Dalam dialog yang bertema “Pengelolaan Pengaduan Layanan Publik Era Pandemi Covid-19” ini juga diserahkan hasil penilaian Predikat Kepatuhan Pelayanan Publik Kabupaten/Kota dan Provinsi Lampung tahun 2021.

Pada kesempatan itu, Wagub Nunik menyampaikan 5 poin yang menjadi inti strategi pelaksaan pelayanan publik yang perlu dijalani.

Pertama, melakukan penyederhanaan standar operasional prosedur pelayanan publik karena menurutnya selama ini masyarakat mengeluhkan pelayanan publik yang rumit.

“Pemerintah harus berubah di pelayanan publik kita harus pangkas yang tidak sederhana menjadi lebih sederhana, itu kunci diawal,” ujarnya.

Baca : Rangkaian Dies Emas, UBL Pulihkan Ekosistem Bersama Brigif 4 Mar/BS

Kedua, Pemerintah harus menggunakan media komunikasi dalam sosialisasi, baik sosialisasi dalam pelayanan maupun standar operasional dari pelayanan tersebut guna menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Ketiga, menggunakan seluas-luasnya kanal pengaduan online yang ada seperti sosial media maupun berbasis website.

“Perluas kanal-kanal pengaduan, bukan kanalnya saja yang diperluas tapi termasuk personnya yang menerima harus lebih diperbanyak sehingga bisa mengakses pelayanan publik dengan cepat,” lanjutnya.

Keempat, memastikan terjaganya kualitas pelayanan baik online maupun offline dan kelima yaitu tetap memperhatikan protokol kesehatan tetap dijalani saat pelayanan publik secara offline.(Adpim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.