Metro , Korel.co.id — Kehadiran Fritz Akhmad Nuzir akrab disapa Mas Fran, bertekad wakafkan diri maju di Pilwalkot 2020 mendatang, untuk Kota Metro, bukan sekedar pengharapan, tetapi nostalgia menyambung ulang silaturahmi yang terbangun semasa itu.

“Mas Fran juga punya jiwa kesosialan yang tinggi, persis bagaimana jiwa orang tuanya baik sebelum dan saat memimpin. Bahkan dikala tak lagi memimpin Metro, Beliau tetap membaur dengan warga. Kini ada penerus, lewat Mas Fran tentunya bukan hal yang baru, tetapi menjalin kembali tali silaturahmi yang sekian lama terbangun,”

Demikian disampaikan salah satu tokoh kaum Ibu di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Sri Rahayu (62) akrab disapa Ibu Yayuk, di kediamanya Jl.Hasanudin, Kelurahan setempat. Selasa, 17 Januari 2020.

Yayuk melanjutkan, warga Yosomulyo pada umumnya sudah mengenal Mas Fran, dan yakin warga Metro lainnya pun demikian.
Sedikit mengulas masa lalu, mengapa beliau (Lukman Hakim) dinilai berjiwa sosial tinggi. Semasa itu, banyak yang telah disumbangkan dan diperbuat untuk Warga Metro, termasuk di Yosomulyo.

Perubahan dan secara bertahap tingkat kemajuan Metro dan warganya yang sudah sebagian mandiri dan cerdas, bagian dari kerja masa kepemimpinannya, tidak hanya di Infrastruktur.

“Di Yosomulyo ini pun banyak yang dibangun dan diberikan untuk warganya. Salah satunya, tanah yang diwakafkan untuk dibangun Yayasan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Bhakti Mulya dan diresmikan menjelang masa kepemimpinan beliau, yang kemudian diserahkan kepada warga untuk di kelola,”ungkapnya.

Terlepas hal ini, Yayuk melanjutkan, “Hadirnya Mas Fran dapat menyambung kembali tali silaturahmi yang telah terbangun. Kami yakin jiwa sosok Mas Fran memiliki jiwa sosial tinggi. Kebetulan kami juga terus mengikuti perkembangan informasi mengenai Mas Fran selama ini,”pungkasnya.

Masih kata Yayuk, “Tentunya kalau warga asli Metro pasti kenal dan akan mengenalnya lebih dekat. Kami yakin dengan hajat Mas Fran mendapat doa dan banyak dukungan dari semua kalangan, khususnya dari kami di Yosomulyo,”imbuhnya.

Lebih lanjut, Yayuk menceritakan keberadaan LKS yang dipercayakan untuk dikelola. Bahwa, Yayasan LKS tersebut, berdiri dan genap 5 tahun berjalan secara mandiri. Baru satu kali mengajukan bantuan ke Pemerintah lewat Dinas Sosial Kota Metro.

“Selama ini yayasan berjalan mandiri, setelah tanah dan operasi perjalanannya dibantu oleh Lukman Hakim semasa itu. Di akhir 2019 Yayasan LKS baru pertama kali mengajukan bantuan ke Pemkot Metro dan akan direalisasikan di 2020 ini,”kata Yayuk dibenarkan kaum ibu lainnya.

Untuk diketahui, Yayasan LKS Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, berdiri dan diresmikan sejak 5 tahun silam (2015-2016). Tanah Yayasan tersebut tanah yang diwakafkan Lukman Hakim untuk didirikan lembaga kesosialan yang pengelolaannya diserahkan warga setempat melalui Ibu. Sri Rahayu. Sementata untuk sebagian bangunan utama, dari bantuan pemerintah pusat.

Yayasan tersebut bergerak dibidang kesosialan membina dan mengurus para jompo, anak yatim dan terlantar serta para penyandang disabilitas yang memang masih perlu perhatian.

Selama perjalanannya, berlangsung secara mandiri dan baru pertama kali mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kota Metro lewat Dinas Sosial, yang baru akan di realisasikan pada TA 2020 ini. (Tim Metro Kita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *