• Diskominfo Lamsel

KALIANDA – Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendukung aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang diterapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui aplikasi Monitoring Centre For Prevntion (MCP) sukses menduduki peringkat 4 se-Provinsi Lampung. Dimana untuk peringkat 1 diduduki Pemerintah Provinsi Lampung.

Kepastian itu disampaikan Satgas Korwil III Koordinator Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK RI Uding Juharudin, dalam rapat koordinasi supervisi rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi yang dilaksanakan di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat 26 April 2019.

“Dari capaian MCP Lampung Selatan tahun 2018 berada diposisi keempat, ini sudah cukup baik. Mudah-mudah dengan rapat koordinasi dan dari evaluasi sepanjang tahun 2018, diakhir tahun 2019 nanti prestasi Lampung Selatan bisa semakin meningkat,” kata Uding dalam paparannya.

Lebih lanjut Uding menjelaskan, capaian MCP atau program pencegahan korupsi dalam manajemen pemerintahan yang dimaksud, merupakan tindak lanjut Rencana Aksi Pencegahan Korupsi yang meliputi 8 sektor area intervensi.

Dia menyebut sektor itu yakni, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Dana Desa, Optimaslisasi Pendapatan Daerah, dan Barang Milik Daerah.

Uding mengungkapkan, meskipun secara keseluruhan hasil evaluasi Rencana Aksi Pencegahan Korupsi pada Pemkab Lampung Selatan dinilai cukup baik, namun menururtnya masih terdapat beberapa sektor yang perlu ditingkatkan.

Untuk itu dia menginstruksikan, Plt Bupati Lampung Selatan agar mendorong Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  lebih optimal dalam mengatasi permasalahan tersebut, baik dengan cara sendiri-sendiri, maupun terintegrasi dengan melibatkan OPD lainnya, sehingga indikator dalam area intervensi dapat tercapai secara maksimal.

“Artinya mari kita bersama-sama memperbaiki ini, supaya nanti 2019 pringkatanya jangan anjlok, minimal bisa bertahan atau bisa lebih bagus lagi. Karena nanti disitu (aplikasi MCP) bisa dilihat permasing-masing kabupaten/kota,” imbuhnya.

Sementara, Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto mendukung penuh program KPK tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kesempatan bagi para OPD untuk lebih memahami pencegahan korupsi, dalam pengelolaan anggaran agar terhindar dari korupsi.

“Tentunya ini salah satu upaya yang sangat penting dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Mengingat program kita adalah mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam pengelolaan keuangan daerah,” kata Nanang dalam sambutan tertulisnya. (az)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *