Way kanan korel.co.id — Bertepatan dengan  dengan empat Tahun kepemimpinan Raden Adipati Surya dan Edward Antony sebagai Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan, Pemerintah Daerah Kabupaten ini menggelar Upacara Bulanan sekaligus memperingati Hari Kesadaran Nasional setiap tanggal 17 setiap bulannya diperingati. Senin,17 Februari 2020.

Upacara yang berlangsung di Lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan itu dipimpin langsung oleh Bupati  Raden Adipati Surya diikuti oleh jajaran Forkompimda Plus, dengan peserta upacara Aparatur Sipil Negara TNI dan Polri.

Pada kesempatan itu  dalam amanatnya Bupati Way Kanan mengungkapkan Dalam 4 tahun ini, telah dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, hal itu lanjutnya  terlihat dari terus membaiknya Indeks Pembangunan Manusia dimana pada tahun 2015 masih berada pada angka 65,18 meningkat menjadi 66,63 pada tahun 2018, dan angka kemiskinan pada tahun 2015 sebesar 14,61% menurun menjadi 13,07% pada tahun 2019.

“Berbagai upaya kita bersama dengan seluruh pemangku kepentingan selama 4 tahun ini perlahan-lahan mulai menunjukkan hasilnya,”Ungkapnya.

Pada tata kelola pemerintahan Raden Adipati Surya mengungkapkan  berbagai capaian diantarnya,  WTP 9 kali berturut-turut, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik saat ini dalam level cukup, dengan terus mengupayakan integrasi sistem informasi, Penataan Kelembagaan, pelaksanaan test narkoba, assessment, lelang jabatan, fingerprint online, kontrak kinerja,    Pelayanan perizinan terpadu satu pintu, layanan KTP keliling dengan cakupan penerbitan KTP mencapai 98,12%, Pelaksanaan pemilihan kepala kampung tahun 2016 dan 2018 pada 140 kampung,

Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Tahun  2017  berada pada Peringkat  120  dari 396  Kabupaten Se-Indonesia dengan  Status Tinggi     (Keputusan     Mendagri    No.100-53 Tahun 2018  dan APIP level 3.

Selanjutnya pada pembangunan Infrastruktur, BUpati Way Kanan itu menjelaskan Penangganan jalan sepanjang 1.071,69 km termasuk jalan strategis 666 km,   Untuk menunjang peningkatan produksi padi telah dibangun 22 DI (daerah irigasi), peningkatan 48 DI, rehabilitasi 20 DI, dan pembangunan 40 bendung, Pembangunan air irigasi tanah di 127 lokasi, Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di 70 kampung, Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di  9 kampung, Sanitasi lingkungan berbasis masyarakat (SLBM) di 17 kampung,  Bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) sebanyak 1.177 unit dan  Setelah berupaya + 13 tahun Bandar Udara Gatot Subroto diresmikan  Menteri Perhubungan pada tanggal 6 April 2019, dan saat ini terus dilakukan upaya penjajakan kerjasama dengan maskapai penerbangan.

Pada pembangunan sumber Daya Manusia  Kualitas pelayanan pendidikan terus dilakukan dengan melakukan pembangunan gedung PAUD 6 unit, rehabilitasi ruang kelas 8 unit, untuk SD dilakukan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) 70 unit, rehabilitasi ruang kelas sebanyak 506 unit, untuk SMP dilakukan pembangunan RKB 17 unit, rehabilitasi ruang kelas sebanyak 186 unit, Kualitas pelayanan puskesmas terus ditingkatkan yang tercermin dari 6 puskesmas dengan akreditasi utama, 11 puskesmas kategori akreditasi madya, 2 puskesmas masih akreditasi dasar, dan 1 puskemas dalam proses akreditasi,  RSUD terus juga meningkatkan kualitas layanannya dengan merevitalisasi RSUD ZAPA, penambahan dokter spesialis yang saat ini sudah berjumlah 13 orang, penambahan peralatan medis, penambahan ambulance sebanyak 4 unit, menyediakan unit layanan hemodialisa, dan layanan eye center,  Dalam rangka kesejahteraan sosial telah dilakukan berbagai upaya yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) terdapat 23.640 keluarga penerima manfaat (KPM), 179 penerima bantuan kelompok usaha bersama (KUBE), bantuan pangan non tunai 34.792 KPM, bantuan rehab pada 275 rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan rehab rumah rakyat (R3) bagi 40 rumah tangga sasaran, Kabupaten Way Kanan saat ini sudah menjadi Kabupaten Layak Anak Tingkat Pratama, Kabupaten Way Kanan telah melaksanakan Open Defecation Free (ODF)  dan meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan Tahun 2019, Peringkat Tertinggi Kabupaten Sehat Se-Indonesia “Swasti Saba Padapa”, Penghargaan Terbaik I Lampung Sejahtera sebagai Kabupaten dengan Kinerja Terbaik  dalam Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Di Propinsi Lampung Tahun 2018 (26 Maret 2019), dan Kampung Pakuan Baru Kecamatan Pakuon Ratu, pada rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional XXV Tahun 2018 di Sulawesi Utara, berhasil meraih predikat Pakarti Madya III Pada Lomba Kesrak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional.

Disektor Revitalisasi Pertanian Sesuai dengan Keputusan Bupati Way Kanan No:B.140/V.01-WK/HK/2018 maka telah ditetapkan kopi robusta menjadi komoditas unggulan Kabupaten Way Kanan, dan saat ini revitalisasi tanaman kopi terus lakukan dan terus didorong petani melakukan petik merah sehingga mampu menghasilkan kopi yang berkualitas baik.  Pengembangan kopi robusta dari hulu ke hilir terus menjadi perhatian pemerintah daerah dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia dan SCOPI.  Untuk mendukung pengembangan ini di keluarkan Surat Edaran Bupati No.800/1025/IV.05-WK/2019 tentang Gerakan Tiada Hari Tanpa Minum Kopi di Kabupaten Way Kanan, Lada juga tetap menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pengembangannya karena komoditas ini merupakan salah satu icon Provinsi Lampung, Pengelolaan UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alsintan) Kampung Serdang Kuring Kecamatan Bahuga meraih peringkat 5 (lima) nasional, yang disampaikan pada puncak Acara Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 38, Penghargaan TPID Pendatang Baru Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2016 dari Bank Indonesia, Juara Umum PEDA KTNA (Pekan Daerah Kelompok Tani Nelayan Andalan) tingkat Provinsi Lampung.

Pada Pengembangan Koperasi Dan UKM telah diraihPenghargaan Berupa Tanda Jasa dan Kehormatan Bakti Koperasi Tahun 2018 Dari Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah RI. (11/7/2018), Penghargaan yang diterima Koperasi Unit Desa (KUD) Catur Tunggal sebagai Koperasi Terbaik Tahun 2018 dengan Kategori Koperasi Produsen, Kampung Wisata Gedong Batin berhasil mendapatkan juara dua Kampung Adat terpopuler pada ajang Anugerah Pesona Indonesia Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata RI pada tanggal 22 November tahun 2018.

Selanjutnya pada pembangunan berorientasi lingkungan telah diraih Penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

 

Laporan wartawan Yurniawan

Tinggalkan Balasan