Kota Metro, Korel.co.id — Herma Wulandari dengan NPM. 21210002 adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP UM Metro angkatan tahun 2021 yang telah lolos Program Magang Bersertifikat Angkatan 5 yang diselenggarakan oleh KEMDIKBUD-RISTEK tahun 2023. Herma mendapat tempat magang di PT Bank BTPN Syariah Tbk pada posisi Fasilitator Pendamping di Remote Site (Pedesaan) – Sumatera.

Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program Kampus Merdeka dari Kemendikbudristek, Kemendikbudristek berkerjasama dengan beberapa mitra perusahaan dari berbagai industry seperti teknologi, perbankan, Kesehatan, dll. Program MSIB diharapkan dapat memfasilitasi mahasiswa dalam pengaplikasian keilmuan dan pembelajaran pada dunia kerja saat ini.

PT Bank BTPN Syariah Tbk merupakan Bank yang beroperasi berdasarkan prinsip inklusi keuangan dengan menyediakan produk dan jasa keuangan kepada masyarakat terpencil yang belum terjangkau serta segmen masyarakat pra sejahtera.

Baca : Mengapa Kepergian Desantis Tidak Akan Mengubah Dinamika Antara Trump Dan Haley

Pada MSIB Batch 5 Herma Wulandari, Semester 5 Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Metro, berkesempatan untuk ditugaskan pada divisi tersebut yaitu di PT Bank BTPN Syariah Tbk yang berada di Kota Gajah, Lampung Tengah, sebagai Fasilitator Pendamping di Remote Site Pedesaan Sumatera. Pengalaman yang saya dapatkan merupakan pengalaman yang menarik khususnya tentang ilmu perbankan pada segmen yang sangat berbeda dan tentang pemberdayaan UMKM.

Pertama kali saat Herma bergabung di MSIB batch 5 di PT Bank BTPN Syariah dan bagian dari Sahabat Daya sebagai Fasilitator Pendamping, Herma ditugaskan untuk memberikan pendampingan kepada nasabah BTPN Syariah, yaitu perempuan/ibu-ibu dari masyarakat prasejahtera produktif/pelaku ultra mikro, dalam kegiatan pemberdayaan dan meningkatkan kapasitas maupun skill wirausaha nasabah dalam menjalankan usahanya, serta membantu nasabah prasejahtera memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk mengelola bisnis nasabah, yang diharapkan dapat membantu nasabah untuk meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Kemudian Kompetensi yang dikembangkaan pada saat terjun langsung dilapangan adalah Creative Problem Solving, Self-leadership, Customer Focus, Microsoft Office Operating Skill, E-Learning system ability, Impact through Influence, Drive for Result, dan Kemampuan Kewirausahaan.

Baca :Aep Ajak Masyarakat Jaga Suara Di TPS

Dalam kegiatan Magang sebagai Fasilitator Pendamping selama 5 bulan pada periode MSIB Batch 5, dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus – 31 Desember tahun 2023, Fasilitator bertugas untuk mendampingi 12 nasabah  setiap bulannya dengan 4 kali jenis pendampingan yang berbeda yang dilakukan setiap minggu dalam satu bulan. Dalam pendampingan kepada nasabah BTPN Syariah sebagai pelaku UMKM tentunya banyak pengalaman yang saya dapatkan terkait sektor perbankan dan sektor UMKM.

Dalam kegiatan magang  ini, peran Fasilitator Pendamping dalam Pemberdayaan UMKM memiliki peran yang baik untuk membantu nasabah dalam mengembangkan potensi mereka, program ini juga dirasa sangat memberikan dampak sosial yang cukup signifikan.

Secara keseluruhan magang ini membuat saya memiliki banyak pengalaman baru dalam kegiatan praktek secara langsung. Dimana dalam dunia kerja harus mulai bertanggung jawab, belajar berkomunikasi dengan baik dan benar, serta berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik.(red, Fajri)

Loading