Tulang Bawang Barat , Korel.co.id — Pihak Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) akan melakukan pemeriksaan dokumen Perencanaan pada proyek peningkatan jalan Onderlagh Tiyuh Margo Mulyo yang dibangun menggunakan Dana Desa Tahun anggaran 2023, Sabtu (30/12/2023).

Dikatakan Nurcholis S.Pd.i Kasi Pembangunan Kecamatan Batu Putih Pihaknya akan melakukan pemeriksaan dokumen administrasi pada proyek Onderlagh tersebut, Dirinya menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan secara khusus terhadap penyelenggaraan pemerintahan Tiyuh Margo mulyo lantaran Tiyuh tersebut tempat dimana Kantor Kecamatan Batu Putih berdiri.

“Kita akan periksa semua dokumen administrasi yang berkaitan dengan jalan Onderlagh itu, baik itu dokumen perencanaannya dan dokumen pelaporan hasil kegiatan.” Ucapnya saat diwawancarai diruang kerja.

Dokumen tersebut merupakan syarat yang harus disediakan oleh pemerintah tiyuh margo mulyo sebagai acuan pihak kecamatan saat melakukan monitoring dan evaluasi pada realisasi Dana Desa.

“Disitu juga ada RAB nya, nanti kita cek antara dokumen pelaporan belanjanya dan barang yang dibelanjakan, setelah itu baru kita turun dilokasi untuk melakukan pengecekan terhadap volume kegiatannya mulai dari ketebalan, lebarnya hingga jenis-jenis material yang dibelanjakan pada kegiatan itu.” Paparnya

Dirinya menegaskan bahwa jika dalam proses pelaksanaan pembangunan Onderlagh tersebut dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang ada makan volumenya pun bakal sesuai dengan spesifikasi teknis yang ada di RAB.

“Kita sudah cukup pengalaman untuk urusan jalan Onderlagh itu, biasanya hanya ada pasir dan dua jenis ukuran batu yang menjadi komponen utama belanja bahan materialnya, kan nanti di periksa juga RAB nya bukti belanja masing-masing komponen yang dibelanjakan termasuk foto-fotonya juga ada kemudian kita lihat dilapangan benar dibelanjakan atau tidak.” Tegasnya.

BACA JUGA : https://korel.co.id/kualitas-pengerasan-jalan-onderlagh-diragukan-tpk-tiyuh-margo-mulyo-diduga-fiktifikan-bahan-material-pembangunan/

Monitoring dan evaluasi pada penyelenggaraan pemerintahan tiyuh yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Batu Putih merupakan hal wajib yang dilakukan secara rutin, hal itulah ya g menjadi alasan Kecamatan Batu putih mengaku cukup berpengalaman dalam melakukan pengawasan khususnya pada kelengkapan segala bentuk dokumen administrasi penyelenggaraan pemerintahan tiyuh.

“Ya pada saat Monev yang kita lakukan itu semua pihak-pihak yang terkait dalam kegiatan Onderlagh itu juga harus hadir khusus nya Tim Pelaksa Kegiatan (TPK.red) sebagai penanggung jawab kegiatan dan sebagai penanggung jawab dokumen administrasi belanja, saat turun di kegiatan pembangunan kita secara bersama-sama pegang dokumen administrasi kegiatan nya.” Ucapnya.

Disinggung mengenai permasalahan yang sering ditemui saat monev tersebut Nurcholis menegaskan bahwa pada setiap tiyuh yang dilakukan monev selalu ada catatan-catatan.

“Ya itu tadi dari RAB nya kita liat volume nya sesuai dengan fatanya atau tidak, nah disitu pentingnya TPK itu harus hadir sehingga dapat menjelaskan antara dokumen perencanaan dengan fakta dilapangan, Kalau semua dilaksanakan dengan benar dan belanjanya sesuai dengan yang ada di RAB pasti tentu akan sesuai.” Ucapnya

Jika terdapat temuan, Masih kata dia, monev yang dilakukan Pihak kecamatan pasti akan selalu membuat laporan hasil monev yang dilakukan sehingga laporan tersebut yang nantinya akan kita serahkan ke pihak inspektorat.

“Hasil pemeriksaan yang kita lakukan kalau semisalnya ada temuan kita laporkan Ke Inspektorat untuk selanjutnya ditindaklanjuti bagaimana penegakkannya,” Ucapnya.

BACA JUGA : https://korel.co.id/sambut-musim-hujan-pkk-kwt-kencana-jaya-kobarkan-semangat-tanam-tanaman-pangan/

Disamping itu dirinya menjelaskan bahwasanya sebelumnya sudah terdapat catatan-catatan yang disampaikan pihak Kecamatan Batu Putih ke Inspektorat mengenai Tiyuh Margo Mulyo.

Kualitas peningkatan atau pengerasan Jalan Onderlagh di Tiyuh Margo Mulyo Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) diragukan

Diberikan sebelumnya, Kualitas peningkatan atau pengerasan Jalan Onderlagh di Tiyuh Margo Mulyo Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) diragukan pasalnya jalan Onderlagh tersebut diduga tidak menggunakan material semestinya. Minggu (17/12/2023)

Dari papan informasi yang terpasang dilokasi kegiatan diketahui pengerasan jalan Onderlagh itu menghabiskan anggaran Rp 50.219.000 dengan volume 160 meter dan lebar 3 meter yang terletak di suku 3 Rt 8, kegiatan pengerasan jalan Onderlagh itu dibangun menggunakan Dana Desa tahun anggaran 2023.

Diketahui dalam proses pelaksanaan pembangunan jalan Onderlagh terdapat sejumlah bahan material yang harus dilakukan pembelanjaan agar mendapatkan kualitas Jalan Onderlagh yang bagus diantara nya terdapat dua jenis bahan material batu yang ukurannya berbeda serta juga terdapat pasir urug.

Sementara pada kegiatan pengerasan jalan Onderlagh di Tiyuh Margo Mulyo itu tampak dari lokasi kegiatan pelaksanaan salah satu bahan material batu dengan ukuran tertentu tidak tampak di badan jalan Onderlagh tersebut diduga Tim Pelaksanaan Kegiatan (TPK) tidak melakukan pembelanjaan batu tersebut sehingga kualitas nya diragukan.

BACA JUGA : https://korel.co.id/kualitas-pengerasan-jalan-onderlagh-diragukan-tpk-tiyuh-margo-mulyo-diduga-fiktifikan-bahan-material-pembangunan/

Akibatnya hal tersebut mendapat sorotan dari pengguna jalan, saat diwawancarai seorang warga yang hendak berangkat menuju kebun menyayangkan kualitas dari jalan Onderlagh itu, Menurutnya batu-batu yang terpasang berukuran terlalu besar, selain itu saat di lintasi batu-batu tersebut terasa bergerak.

“ini batu besar-besar kalau dilewatin gerak batunya nggak ngunci nggak diem gitu ya kalau Motor bawa karet susah lewat sini.” Ucap salah seorang petani yang dirahasiakan identitasnya.

Disamping itu warga juga berharap agar pihak pemerintah Tiyuh serius dalam melakukan pembangunan selain karena Tiyuh tersebut merupakan Tiyuh tempat berdirinya Kantor Kecamatan warga pun trauma dengan persoalan yang terjadi pada saat kepemimpinan sebelum nya.

Hingga berita ini di terbitkan TPK kegiatan tersebut belum di konfirmasi, namun bedasarkan informasi yang diperoleh di Tiyuh Margo Mulyo tersebut terdapat tiga titik kegiatan yang sama. (Yoga)

Loading