Lampung Timur, Korel.co.id — Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Lampung Timur berharap para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur tahun 2020 ini mempunyai visi dan misi yang berpihak kepada perlindungan anak.
“Ragam persoalan dimaksud, perlu mendapat atensi calon Bupati dan calon wakil Bupati Lampung Timur. Seberapa jauh keberpihakannya dari keTiga pasangan calon ini, tentu kita bisa melihat dalam dokumen visi misi yang telah dirumuskan,” ujar Ketua LPAI, Rini Mulyati yang Juga Ketua Harian LMP Macab Lampung Timur didampingi Sekretaris LMP Macab Lampung Timur Ketut I Wijaksana dan Sekretaris LPAI Lampung Timur Arip Setiawan. Sabtu, 26 September 2020.

Hal ini disampaikan Saat menghadiri Ulang Tahun Karang Taruna yang ke – 60 yang bertempat di Balai desa Taman Asri Kecamatan Purbolinggo , dilanjutkan Dialog Public yang mengusung tema : “Bersatu Dalam Kesetiakawanan Sosial, bersama dengan Ormas & OKP”. Yaitu  dari Karang Taruna, Laskar Merah Putih, Pemuda Pancasila, AMPI, KNPI, LPAI, Tokoh Pemuda serta Kades Setempat yang juga seorang Tokoh Pemuda, dalam Kesempatan itu Rini Mulyati mewakili LMP bersama dengan Sekretaris LMP Macab Lampung Timur Ketut I Wijaksana menyampaikan terlebih dahulu mengucapkan selamat Ulang tahun. “Saya Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada Karang Taruna yang ke- 60, yang boleh dibilang sebagai organisasi yang sudah berpengalaman karena Warga / kepengurusannya sudah
Sampai di Desa,” Ujar Rini.

Lebih Lanjut Rini yang juga Ketua LPAI Lampung Timur didaulat menjadi salah satu Narasumber mengatakan Kesetiakawanan Sosial atau rasa solidaritas sosial adalah merupakan potensi spritual, komitmen bersama sekaligus jati diri bangsa. “Kesetiakawanan Sosial merupakan Nurani bangsa Indonesia yang tereplikasi dari sikap dan perilaku yang dilandasi oleh pengertian, kesadaran, keyakinan tanggung jawab dan partisipasi sosial sesuai dengan kemampuan dari masing-masing warga masyarakat dengan semangat kebersamaan, kerelaan untuk berkorban demi sesama, kegotongroyongan dalam kebersamaan dan kekeluargaan.
Oleh karena itu Kesetiakawanan Sosial merupakan Nilai Dasar Kesejahteraan Sosial, modal sosial (Social Capital) yang ada dalam masyarakat terus digali, dikembangkan dan didayagunakan dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia untuk bernegara yaitu Masyarakat Sejahtera,”Tutupnya.

Sebagai nilai dasar kesejahteraan sosial, kesetiakawanan sosial harus terus direvitalisasi sesuai dengan kondisi aktual bangsa dan diimplementasikan dalam wujud nyata dalam kehidupan kita.

Kesetiakawanan sosial merupakan nilai yang bermakna bagi setiap bangsa. Jiwa dan semangat kesetiakawanan sosial dalam kehidupan bangsa dan masyarakat Indonesia pada hakekatnya telah ada sejak jaman nenek moyang kita jauh sebelum negara ini berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka yang kemudian dikenal sebagai bangsa Indonesia.

Jiwa dan semangat kesetiakawanan sosial tersebut dalam perjalanan kehidupan bangsa kita telah teruji dalam berbagai peristiwa sejarah, dengan puncak manifestasinya terwujud dalam tindak dan sikap berdasarkan rasa kebersamaan dari seluruh bangsa Indonesia pada saat menghadapi Praktek atau pengamalan, “Kesetiakawanan sosial” sudah biasa di lakukan dalam kehidupan sehari-hari. “Menolong orang yang sedang sakit, menjadi Aktifis Sosial dll, selain itu pula Rini menyinggung persoalan Perlindungan Anak , dikarena disaat Pandemi Virus Corona ini, kekerasan terhadap anak meningkat signifikan bahkan Laporan yang masuk ke, Polres , Dinas PPPA dan LPAI Lampung Timur meningkat sangat , Drastis jadi sudah sewajarnya Calon Kepala Daerah dan Wakil kepala daerah ini harus Komitmen dalam hal Perlindungan Anak khusus nya di Lampung Timur yang Kita Cintai ini,” Imbuh Rini.

Masih ditempat yang sama, Arip Sekretaris LPAI Lampung Timur menyampaikan pada saat Sesi tanya jawab. “Pihak Penyelenggara Pilkada KPU & Bawaslu seharusnya cepat merespon dalam Kondisi pada saat ini, kalau perlu pihak penyelenggara ini meminta dukungan kepada pihak , Pimpinan dan anggota Legislstip yang hadir pada saat ini yang juga menjadi Narasumber Dialog Public pada hari ini ataupun pihak penyelenggara meminta bantuan kepada pemangku jabatan lainnya tentang Perlindungan Anak ini, seperti Contoh, Kepolsian , Kejaksaan , serta Lembaga Pemerhati Anak lainnya,” Kata Arip.

Lebih Lanjut Arip menegaskan kembali , bahwa Ke Tiga Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur ini harus menyampaikan visi misinya dengan baik serta harus menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan anak.
Menurut Arip , visi misi yang akan disampaikan oleh Calon Kepala Daerah dan wakil kepala daerah ini akan menjadi bahan telaah LPAI secara komprehensif dan sebagai pijakan memberikan masukan.
“Selain itu, Visi Misi yang telah disampaikan dapat menjadi referensi bagi masyarakat untuk memilih. Sekaligus sebagai dokumen penting bagi LPAI Lampung Timur dalam melaksanakan tugas pengawasan penyelenggaraan perlindungan anak,” tegasnya.

Dalam hal ini LPAI berharap siapapun yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur ke depan, penyelenggaraan perlindungan anak harus semakin baik. Inovasi-inovasi kebijakan dan program ke depan harus semakin terlihat.
“Tentu, berkaca dari visi dan misi yang telah disampaikan, juga akan menjadi dokumen LPAI untuk menagih jika suatu saat terpilih,” ucap Arip.(Ardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *