Bandar Lampung , Korel.co.id — Anggota DPRD Bandar Lampung Agus Djumadi, meminta pemerintah lebih kreatif dalam memberdayakan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan. Menurut Agus, tidak selamanya pemerintah bisa memanjakan masyarakat dengan berbagai program bantuan yang sifatnya hanya sementara dan tidak memancing produktifitas.

Ditambah lagi banyaknya kendala dalam proses pendataan sehingga data yang dipakai oleh pemerintah saat menyalurkan bantuan bukanlah data terbaru yang sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Saat turun ke masyarakat, ada saja yang bertanya-tanya kenapa saya ga dapat sedangkan tetangga saya yang mampu dapat bantuan, kenapa bantuan untuk saya tidak keluar lagi, atau saya punya kartu program bantuan tapi kok saya tidak dapat panggilan sampai sekarang. Permasalahan-permasalahan ini pada akhirnya bisa menimbulkan gesekan di masyarakat kecil akibat kecemburuan sosial,” kata Agus, Minggu (27/2/2022).

Baca : Curi Hewan Ternak Di Lampung Utara Tersangka Tertangkap Di Sumatera Selatan

Politisi PKS ini menyarankan pemerintah agar berfikir lebih extra untuk membuat program yang lebih inovatif dan kreatif dalam mendorong masyarakat lebih berdaya untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga pada khususnya.

“Jika pun pemerintah belum maksimal dalam membuat program masyakat berdaya nampaknya perlu ada inisiatif swadaya dari masyarakat ataupun komunitas yang peduli terhadap hal ini. Perlu ditumbuhkan jiwa-jiwa yang berinisiatif memajukan ekonomi masyarakat,” ujar Agus.

Agus Djumadi sebagai perwakilan masyarakat di DPRD Bandar Lampung sudah memulai menginisiasi program masyakat kreatif di kampung bedeng kelurahan Rajabasa Raya. Agus Djumadi memberdayakan masyarakat khususnya kaum ibu yang ada di kampung bedeng untuk menemukan dan menumbuhkan potensi yang mereka punya khususnya dalam peningkatan penambahan ekonomi keluarga. Kegiatan ini dilakukan secara berkala dengan menghadirkan 2-3 pendamping untuk melalukan pertemuan secara intensif melalui rembug warga.

“Tema besarnya Pemberdayaan Masyarakat kreatif, mereka akan dibina baik secara program hingga permodalan. Didampingi hingga usahanya berjalan baik dan stabil,” pungkas Agus. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.